MAJALAH NARASI- Suasana berbeda terasa dalam momen perpisahan siswa kelas 6 SDN 1 Tanjung Sari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Tidak seperti acara seremonial pada umumnya, sekolah ini memilih konsep Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) yang berlangsung pada 23–24 Mei 2026.
Kegiatan perkemahan dipusatkan di lapangan Desa Tanjung Sari yang tepat berada di depan sekolah. Deretan tenda pramuka berdiri rapi, sementara para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak awal hingga akhir.
Kepala SDN 1 Tanjung Sari, Suzanna, S.Pd., mengatakan konsep ini dipilih untuk memberikan pengalaman berbeda sekaligus membentuk karakter siswa sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
“Kami ingin anak-anak belajar mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama,” ujarnya.
Puncak acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan saat api unggun dinyalakan di malam hari. Cahaya api menjadi pusat perhatian, mengiringi penampilan seni, nyanyian bersama, hingga momen berbagi kesan dan pesan antar siswa.

Di tengah suasana itu, para siswa tampak menikmati pengalaman baru seperti memasak sendiri, mendirikan tenda, hingga belajar mengatasi rasa takut di malam hari. Pengalaman tersebut membuat mereka merasa lebih dekat satu sama lain sebelum berpisah ke SMP.
Konsep perpisahan unik ini juga mendapat apresiasi dari para wali murid. Mereka menilai kegiatan Persami lebih bermakna dibanding acara formal di dalam ruangan.
Menurut perwakilan orang tua, kegiatan ini tidak hanya memberikan kesan mendalam, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan mental anak-anak.
Acara ditutup dengan suasana haru dan bangga dari para guru, siswa, serta wali murid yang hadir. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga membawa pulang pengalaman berharga tentang kebersamaan dan kemandirian.***(Vivo Trialito)














