MAJALAH NARASI— Suasana campur aduk antara bahagia dan haru mewarnai momen kelulusan siswa kelas VI UPTD SDN 3 Candimas, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Tahun ini, sekolah tersebut resmi mengumumkan kelulusan 100 persen untuk 53 siswa Tahun Pelajaran 2025/2026.
Pengumuman kelulusan yang digelar pada Kamis (4/6/2026) itu berlangsung tertib, khidmat, dan penuh rasa syukur dari siswa, guru, hingga orang tua.
Lulus 100 Persen, Hasil Kerja Bareng Semua Pihak
Berdasarkan hasil rapat dewan guru dan evaluasi pembelajaran, seluruh siswa dinyatakan lulus dengan hasil yang memuaskan. Pihak sekolah menilai capaian ini bukan hanya kerja keras siswa, tetapi juga hasil kolaborasi antara guru dan orang tua.
Kepala UPTD SDN 3 Candimas, Erni Dahlia, menyampaikan bahwa kelulusan ini menjadi momen penting sekaligus awal perjalanan baru bagi para siswa.
Pesan Kepala Sekolah: Ini Bukan Akhir, Tapi Awal
Dalam sambutannya, Erni Dahlia memberikan pesan yang cukup dalam kepada para siswa agar tidak berhenti sampai di titik kelulusan ini.
“Kelulusan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk meraih cita-cita,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para siswa tetap menjaga semangat belajar, terus berprestasi, dan membawa nama baik sekolah di jenjang pendidikan berikutnya.
Momen Haru: Senyum Campur Air Mata
Di balik suasana bahagia, ada juga momen emosional yang tak terhindarkan. Banyak siswa tampak haru karena harus berpisah dengan sekolah yang sudah menjadi rumah kedua selama enam tahun terakhir.
Rasa sedih bercampur bangga terlihat jelas di wajah para siswa saat momen pengumuman berlangsung.

Wakil Siswa: Terima Kasih Tak Terhingga
Perwakilan siswa kelas VI, Karina Karim, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendampingi mereka selama proses belajar.
“Kami mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada Bapak dan Ibu Guru yang telah mendidik kami dengan penuh kesabaran,” ucapnya penuh haru.
Closing Vibes
Kelulusan ini bukan sekadar angka 100 persen, tapi juga cerita tentang perjalanan, kebersamaan, dan kenangan yang akan terus dibawa para siswa ke jenjang berikutnya.
Satu bab selesai, bab baru siap dimulai.***














