MAJALAH NARASI– Kalau biasanya Jumat identik dengan kegiatan yang santai, SDN 1 Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, punya versi yang lebih produktif: bikin sekolah jadi makin hijau, bersih, dan enak dipandang.
Sekolah ini menggalakkan Program ABRI (Asri, Bersih, Rapi, Indah) sebagai gerakan rutin untuk membentuk lingkungan belajar yang nyaman sekaligus membangun karakter peduli lingkungan sejak dini.
Kepala SDN 1 Jatimulyo, Dewi Krisnawati, menyebut program ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah daerah dalam menciptakan sekolah yang sehat dan ramah lingkungan.
Jumat Jadi Hari “Action”, Bukan Sekadar Santai
Setiap Jumat pagi, suasana sekolah berubah jadi lebih aktif. Siswa dan guru sama-sama turun tangan melakukan berbagai kegiatan seperti:
- Bersih-bersih kelas
- Menata taman sekolah
- Merapikan fasilitas belajar
- Menanam pohon, sayuran, dan tanaman hias
Area halaman depan hingga koridor kelas ikut “di-upgrade” jadi lebih rindang, sejuk, dan estetik.
“Semua warga sekolah aktif terlibat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan,” ujar Dewi.

Belajar dari Tanaman, Bukan Cuma dari Buku
Program ABRI ini bukan cuma soal bikin sekolah kelihatan bagus buat difoto. Lebih dari itu, siswa diajak memahami bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari gaya hidup.
Menariknya, hasil tanaman sayur yang ditanam juga nantinya akan dimanfaatkan langsung oleh warga sekolah. Jadi ada nilai edukasi sekaligus manfaat nyata.
Dari Sekolah ke Rumah, Bawa Kebiasaan Baik
Pihak sekolah berharap kebiasaan ini tidak berhenti di lingkungan sekolah saja. Tapi juga bisa dibawa pulang ke rumah dan jadi kebiasaan sehari-hari siswa.
Intinya, kalau dari kecil sudah terbiasa bersih, rapi, dan peduli lingkungan, nanti ke depannya itu bukan lagi “program sekolah”, tapi jadi karakter hidup.
“Harapannya siswa tumbuh dengan kepedulian lingkungan yang kuat,” kata Dewi.
Sekolah Hijau, Generasi Ikut Tumbuh
Lewat Program ABRI ini, SDN 1 Jatimulyo menunjukkan bahwa sekolah bukan cuma tempat belajar akademik, tapi juga ruang pembentukan karakter dan kebiasaan baik.
Dan siapa tahu, dari halaman sekolah yang sederhana ini, lahir generasi yang lebih peduli lingkungan dan siap menghadapi masa depan yang lebih “green”.***














