• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan & Kerjasama
  • Kontributor
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
Friday, June 19, 2026
Majalahnarasi.id
Advertisement
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
Majalahnarasi.id
No Result
View All Result
Home Pemerintahan Bandar Lampung

Gema Puan Soroti 10% Kegagalan Pemerintahan Prabowo: Tiga Isu Krusial yang Mendesak Evaluasi

by Shifa Yuhananda
October 20, 2025
in Bandar Lampung, Pemerintahan
Gema Puan Soroti 10% Kegagalan Pemerintahan Prabowo: Tiga Isu Krusial yang Mendesak Evaluasi
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJALAH NARASI— Memasuki satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, organisasi relawan politik Gema Puan menyoroti capaian pemerintah sekaligus menegaskan perlunya evaluasi serius terhadap sejumlah kegagalan yang masih membayang di 10% masyarakat. Ketua Umum Gema Puan, Ridwan 98, menegaskan bahwa meskipun 90% masyarakat puas dengan kinerja Presiden, sisanya 10% menjadi catatan penting untuk perbaikan.

Tiga Kegagalan yang Harus Dievaluasi

Ridwan 98 menjabarkan tiga isu utama yang harus menjadi perhatian Presiden Prabowo:

1. Peristiwa Agustus Kelam
Gema Puan menyebut peristiwa ini sebagai “bencana yang diduga terjadi by design”. Hingga kini, belum ada kejelasan terkait aktor intelektual di balik peristiwa tersebut. Tidak adanya penindakan hukum yang tegas terhadap para pelaku utama menimbulkan keresahan di masyarakat. Ridwan menekankan bahwa transparansi dan keadilan harus ditegakkan untuk mengembalikan kepercayaan publik.

Berita Lainnya

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

2. Program MBG (Makan Bergizi Gratis)
Program unggulan Presiden Prabowo ini diharapkan meningkatkan kualitas gizi siswa di berbagai daerah. Namun, insiden keracunan massal yang menimpa ribuan siswa mengindikasikan adanya kelemahan pengawasan terhadap penyediaan makanan. Menurut Ridwan, belum ada tindakan hukum yang tegas terhadap yayasan maupun pihak pengelola yang bertanggung jawab, padahal dampaknya langsung mengenai kesehatan generasi muda. Evaluasi menyeluruh dan perbaikan standar pengelolaan makanan menjadi mendesak agar kejadian serupa tidak terulang.

3. Evaluasi Pembantu Presiden
Ridwan menyoroti perlunya peninjauan ulang terhadap jajaran pembantu Presiden — mulai dari menteri, wakil menteri, pimpinan badan negara, hingga komisaris. Loyalitas dan integritas mereka menjadi kunci sukses pemerintahan. “Tidak ada orang yang bisa loyal kepada dua tuan,” tegas Ridwan, mengingatkan bahwa pejabat yang tidak sejalan dengan visi Presiden dapat menghambat kebijakan strategis pemerintah.

Desakan Gema Puan kepada Presiden

Ridwan menegaskan, ketiga isu ini bukan sekadar catatan administratif, tetapi menjadi ujian moral dan politik bagi pemerintahan. Gema Puan mendesak Presiden Prabowo untuk mengambil langkah hukum dan kebijakan tegas yang dapat menegakkan keadilan serta memperbaiki sistem pengawasan di sektor-sektor kritis.

Sebagai organisasi relawan, Gema Puan menekankan bahwa kritik bukanlah bentuk oposisi negatif, tetapi tanggung jawab moral untuk mendukung pemerintah. “Kami tidak ingin hanya menjadi penjilat yang membuat APS — Asal Prabowo Senang,” ujar Ridwan. Ia menambahkan, kritik konstruktif adalah bagian dari upaya bersama membangun bangsa yang lebih baik.

Pentingnya Evaluasi Berkelanjutan

Menurut Ridwan, pemerintahan yang efektif adalah pemerintahan yang mendengar dan menindaklanjuti kritik. Evaluasi berkala terhadap program publik dan jajaran pejabat menjadi syarat utama agar visi Presiden Prabowo — membangun bangsa yang adil, produktif, dan berintegritas — dapat tercapai.

Gema Puan menegaskan bahwa perhatian terhadap 10% kegagalan ini harus dipandang sebagai peluang untuk memperkuat fondasi pemerintahan. Dengan langkah hukum yang jelas, transparansi, dan reformasi manajemen program, kepercayaan publik akan meningkat, dan kesejahteraan masyarakat dapat lebih optimal.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: EvaluasiPemerintahanGemaPuanKritikKonstruktifMBGPeristiwaAgustusKelamPolitikIndonesiaPresidenPrabowoRelawanPrabowo
Previous Post

Muhammad Alfariezie Guncang Dunia Sastra Lampung: “Anak Didik Tanpa Negara” Bongkar Krisis Moral Pendidikan Daerah

Next Post

Bupati Tanggamus Tegas: Seleksi Kepala Sekolah SD dan SMP Tanpa Calo, Semua Harus Transparan

Shifa Yuhananda

Shifa Yuhananda

Related Posts

Bandar Lampung

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

by Melda
June 18, 2026
Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan
Berita Pendidikan

Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan

by Melda
June 18, 2026
Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas
Bandar Lampung

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

by Melda
June 18, 2026
Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!
Berita Pendidikan

Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!

by Melda
June 16, 2026
Diduga Lampaui Batas Juknis BOS, Alokasi Honor di SMPN 1 Jatiagung Capai 35 Persen
Berita Pendidikan

Diduga Lampaui Batas Juknis BOS, Alokasi Honor di SMPN 1 Jatiagung Capai 35 Persen

by Melda
June 15, 2026
Next Post
Bupati Tanggamus Tegas: Seleksi Kepala Sekolah SD dan SMP Tanpa Calo, Semua Harus Transparan

Bupati Tanggamus Tegas: Seleksi Kepala Sekolah SD dan SMP Tanpa Calo, Semua Harus Transparan

Recommended

Herman HN Hormati Wakil Wali Kota, Eva Dwiana Tak Disebut Dalam Sambutan

Herman HN Hormati Wakil Wali Kota, Eva Dwiana Tak Disebut Dalam Sambutan

December 22, 2025
PT Sumur Makmur Abadi Siap Hadirkan Layanan Penyeberangan Baru, Target Kurangi Kemacetan Mudik 2026

PT Sumur Makmur Abadi Siap Hadirkan Layanan Penyeberangan Baru, Target Kurangi Kemacetan Mudik 2026

September 18, 2025

Categories

  • Bandar Lampung
  • Beasiswa & Karir
  • Berita Pendidikan
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Literasi & Budaya
  • Metro
  • Multimedia
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Riset & Opini
  • Tanggamus
  • Teknologi Pendidikan
  • Tips Belajar & Ujian
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Don't miss it

Bandar Lampung

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

June 18, 2026
Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan
Berita Pendidikan

Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan

June 18, 2026
Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas
Bandar Lampung

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

June 18, 2026
Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan
Berita Pendidikan

Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan

June 17, 2026
Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung
Berita Pendidikan

Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung

June 17, 2026
Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!
Berita Pendidikan

Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!

June 16, 2026
Majalahnarasi.id

© 2025 - Majalahnarasi.id

No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian

© 2025 - Majalahnarasi.id