• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan & Kerjasama
  • Kontributor
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
Friday, June 19, 2026
Majalahnarasi.id
Advertisement
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
Majalahnarasi.id
No Result
View All Result
Home Pemerintahan Bandar Lampung

SMA Siger dan Polemik Anggaran, Dana Lebih Besar dari BOS Sekolah Legal

by Melda
January 27, 2026
in Bandar Lampung
SMA Siger dan Polemik Anggaran, Dana Lebih Besar dari BOS Sekolah Legal
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJALAH NARASI- Isu pemerataan pendidikan di Kota Bandar Lampung kembali menjadi sorotan tajam. Klarifikasi Wali Kota Eva Dwiana terkait keberadaan SMA Swasta Siger justru memicu pertanyaan serius soal transparansi dan akuntabilitas anggaran. Alokasi dana sebesar Rp350 juta untuk sekolah tersebut dinilai berada di wilayah abu-abu dan berpotensi menyalahi prinsip tata kelola keuangan publik.

Sekretaris Jenderal Laskar Lampung Indonesia, Panji Nugraha AB, menyebut polemik SMA Siger tidak bisa disederhanakan sebagai upaya penyelamatan anak putus sekolah. Menurutnya, publik berhak mempertanyakan logika anggaran yang digunakan pemerintah daerah.

“Kita bicara angka. Sekolah dengan sekitar 100 siswa, gaji guru hanya Rp300 sampai Rp400 ribu per bulan, tapi anggarannya bisa tembus Rp350 juta. Sementara Dana BOS sekolah legal saja rata-rata sekitar Rp150 juta. Ini tidak masuk akal dan wajib diuji,” ujar Panji, Senin (26/1/2026).

Berita Lainnya

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

MoU Himperra-BRI Jadi Langkah Nyata Dorong Pertumbuhan Sektor Properti di Lampung

Pernyataan tersebut menempatkan anggaran SMA Siger dalam sorotan, terutama jika dibandingkan dengan sekolah negeri dan swasta yang telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi.

Anggaran SMA Siger Dinilai Janggal

Panji yang akrab disapa Panji Padang Ratu menilai kejanggalan semakin jelas karena SMA Siger diketahui belum terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Padahal, Dapodik merupakan syarat utama bagi satuan pendidikan untuk memperoleh pengakuan dan bantuan resmi dari negara.

“Sekolah yang belum masuk Dapodik tapi menerima anggaran lebih besar dari sekolah legal jelas bermasalah. Ini bukan sekadar administrasi, ini menyangkut keadilan anggaran,” tegasnya.

Ia menilai, bila kondisi tersebut dibiarkan, maka akan menciptakan preseden buruk dalam tata kelola pendidikan daerah serta mencederai rasa keadilan bagi sekolah lain yang taat aturan.

Dugaan Maladministrasi dan Potensi Korupsi

Sorotan terhadap SMA Siger sebelumnya juga disampaikan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung. Dalam pernyataan yang dimuat sejumlah media lokal, Ombudsman menilai penyelenggaraan SMA Siger mengarah pada praktik maladministrasi dan berpotensi koruptif.

Panji menyebut peringatan Ombudsman seharusnya menjadi alarm keras bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung.

“Kalau Ombudsman sudah bicara maladministrasi, artinya ini bukan isu kecil. Pemerintah seharusnya menghentikan dulu, bukan malah membela,” ujarnya.

Relasi Keluarga Jadi Sumber Kecurigaan Publik

Persoalan SMA Siger kian sensitif karena adanya dugaan relasi keluarga dalam pengelolaan yayasan. Salah satu nama yang disebut sebagai pengurus atau pemilik yayasan adalah Eka Afriana, yang diketahui sebagai saudari kembar Wali Kota Eva Dwiana.

Menurut Panji, konflik kepentingan tidak boleh dibiarkan dalam pengelolaan anggaran publik.

“Kalau anggaran lebih besar dari Dana BOS, dikelola yayasan yang punya hubungan keluarga dengan kepala daerah, dan tidak transparan, wajar publik curiga. Ini berpotensi menjadi bancakan,” katanya.

Ia menegaskan, kecurigaan publik bukan tanpa dasar, melainkan lahir dari kombinasi antara besarnya anggaran, lemahnya legalitas, dan kedekatan relasi kekuasaan.

Ancaman Hukum dan Dampak bagi ASN serta Siswa

Selain soal anggaran, Panji juga mengingatkan adanya ancaman pidana dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional jika terjadi pelanggaran serius dalam penyelenggaraan pendidikan.

Ia mempertanyakan nasib aparatur sipil negara (ASN) yang mengajar di SMA Siger serta kepastian hukum bagi para siswa jika di kemudian hari sekolah tersebut dinyatakan bermasalah secara administratif maupun legal.

“Dalih kemanusiaan jangan sampai justru mengorbankan anak-anak dan menyeret ASN ke persoalan hukum. Pemerintah harus rasional dan taat aturan,” ujarnya.

Polemik SMA Siger kini tidak hanya soal pemerataan pendidikan, tetapi telah berkembang menjadi isu tata kelola anggaran, konflik kepentingan, dan kepatuhan terhadap hukum. Publik pun menunggu langkah tegas Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk membuka seluruh data secara transparan dan memastikan anggaran pendidikan benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Anggaran PendidikanBandar LampungDana BOSEva DwianaMaladministrasiOmbudsman Lampungpendidikan swastaSMA Siger
Previous Post

SMA Siger dan Risiko Penjara, Pangdam Ladam Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah

Next Post

Ombudsman Warning SMA Siger: Ilegal, Maladministrasi, hingga Dugaan Korupsi

Melda

Melda

Related Posts

Bandar Lampung

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

by Melda
June 18, 2026
Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas
Bandar Lampung

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

by Melda
June 18, 2026
MoU Himperra-BRI Jadi Langkah Nyata Dorong Pertumbuhan Sektor Properti di Lampung
Bandar Lampung

MoU Himperra-BRI Jadi Langkah Nyata Dorong Pertumbuhan Sektor Properti di Lampung

by Melda
June 13, 2026
Jaksa KPK Cegat Alasan Budaya Ketimuran dalam Pemberian Rp500 Juta kepada Pejabat
Bandar Lampung

Jaksa KPK Cegat Alasan Budaya Ketimuran dalam Pemberian Rp500 Juta kepada Pejabat

by Melda
June 12, 2026
Bandar Lampung

Hermawan Eriadi Klaim Hanya Seorang Profesional yang Berjuang untuk Kemajuan Lampung

by Melda
June 12, 2026
Next Post
Ombudsman Warning SMA Siger: Ilegal, Maladministrasi, hingga Dugaan Korupsi

Ombudsman Warning SMA Siger: Ilegal, Maladministrasi, hingga Dugaan Korupsi

Recommended

Rahasia Tidur Berkualitas untuk Otak Lebih Cerdas

Rahasia Tidur Berkualitas untuk Otak Lebih Cerdas

September 24, 2025
Literasi dan Budaya: Membangun Generasi Kreatif dan Berwawasan Luas

Literasi dan Budaya: Membangun Generasi Kreatif dan Berwawasan Luas

September 2, 2025

Categories

  • Bandar Lampung
  • Beasiswa & Karir
  • Berita Pendidikan
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Literasi & Budaya
  • Metro
  • Multimedia
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Riset & Opini
  • Tanggamus
  • Teknologi Pendidikan
  • Tips Belajar & Ujian
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Don't miss it

Bandar Lampung

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

June 18, 2026
Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan
Berita Pendidikan

Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan

June 18, 2026
Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas
Bandar Lampung

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

June 18, 2026
Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan
Berita Pendidikan

Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan

June 17, 2026
Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung
Berita Pendidikan

Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung

June 17, 2026
Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!
Berita Pendidikan

Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!

June 16, 2026
Majalahnarasi.id

© 2025 - Majalahnarasi.id

No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian

© 2025 - Majalahnarasi.id