• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan & Kerjasama
  • Kontributor
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
Tuesday, February 3, 2026
Majalahnarasi.id
Advertisement
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
Majalahnarasi.id
No Result
View All Result
Home Pemerintahan Bandar Lampung

Puisi Kritik Pendidikan dari Bandar Lampung

by Melda
December 19, 2025
in Bandar Lampung
Muhammad Alfariezie, Penyair Muda Lampung yang Kritik Doa dan Materialisme
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJALAH NARASI- Puisi “Belajar Patuh Pada Bangku Goyah” karya penyair muda asal Kota Bandar Lampung menghadirkan kritik sosial terhadap dunia pendidikan yang dinilai sarat paradoks, terutama terkait praktik disiplin dan kepatuhan institusional. Karya ini menyoroti ironi ketika sekolah menuntut ketaatan peserta didik, namun justru memperlihatkan ketidakpatuhan pada level kebijakan dan struktur kekuasaan.

Puisi tersebut dibangun dari pengalaman kolektif tentang sekolah sebagai ruang pembentukan karakter. Pada bagian awal, penyair menggambarkan disiplin sebagai doktrin utama yang selalu ditanamkan sejak hari pertama siswa menginjak bangku pendidikan. Rambut harus rapi, kaos kaki harus sesuai, hingga cara berjalan dan makan pun diatur. Gambaran ini merefleksikan sekolah sebagai institusi yang mengontrol tubuh dan perilaku siswa secara ketat demi keteraturan.

Namun, narasi puisi mulai berubah ketika penyair menghadirkan kontras tajam antara ajaran dan praktik. Melalui larik yang lugas, ia menyebut adanya sekolah di Bandar Lampung yang justru tidak patuh terhadap aturan. Ketidakpatuhan ini bukan dilakukan oleh siswa, melainkan oleh institusi pendidikan itu sendiri. Di sinilah kritik sosial puisi bekerja: aturan yang selama ini bersifat satu arah ternyata tidak berlaku timbal balik.

Berita Lainnya

Krisis SMA Siger, SMK swasta nyatakan kesiapan tampung siswa terdampak

Panji Padang Ratu: SMA Swasta Siger Contoh Buruk Tata Kelola Pendidikan

Dana Hibah Sekolah: SMA Swasta Siger Jadi Sorotan Kritikus Pendidikan

Penyair kemudian menelusuri penyebab ketimpangan tersebut dengan menyebut arogansi sebagai akar persoalan. Arogansi dimaknai sebagai sikap kuasa yang merasa berada di atas hukum dan regulasi. Puisi ini bahkan menyentuh wilayah hukum dengan menyebut sekolah tersebut sebagai pusat investigasi, menandakan bahwa persoalan pendidikan tidak bisa dilepaskan dari akuntabilitas publik dan transparansi kebijakan.

Keberanian puisi ini semakin terlihat pada bagian akhir ketika penyair secara eksplisit menyebut nama sekolah dan tokoh publik yang terlibat dalam pendiriannya. Penyebutan ini menjadikan puisi tidak lagi sekadar refleksi abstrak, melainkan pernyataan sikap yang jelas dan terbuka. Strategi ini memperkuat posisi puisi sebagai kritik langsung terhadap praktik kekuasaan di ranah pendidikan.

Secara estetika, puisi ini menggunakan bahasa sederhana dan struktur larik pendek. Pilihan gaya tersebut memberi kesan dokumentatif, seolah pembaca sedang membaca catatan peristiwa atau laporan sosial. Kesederhanaan ini justru memperkuat pesan kritik, karena pembaca diajak memahami persoalan tanpa distraksi bahasa yang berlebihan.

“Belajar Patuh Pada Bangku Goyah” menegaskan bahwa disiplin tidak seharusnya hanya dibebankan kepada siswa. Institusi pendidikan, termasuk pengambil kebijakan di baliknya, memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk memberi teladan. Melalui puisi ini, penyair menghadirkan sastra sebagai medium kontrol sosial, sekaligus pengingat bahwa pendidikan yang adil harus berdiri di atas fondasi kepatuhan yang utuh dan konsisten.

Source: ALFARIEZIE
Tags: Bandar LampungKritik KekuasaanKritik PendidikanPenyair LampungPuisi Metaforispuisi protesPuisi SosialSastra KontemporerSastra Kritik
Previous Post

Disdikbud Lampung Perkuat Pendidikan Adaptif Hadapi Tantangan Global

Next Post

BNNK Lampung Selatan Rayakan Hari Bela Negara ke-77, Tekankan Pencegahan Narkoba

Melda

Melda

Related Posts

Krisis SMA Siger, SMK swasta nyatakan kesiapan tampung siswa terdampak
Bandar Lampung

Krisis SMA Siger, SMK swasta nyatakan kesiapan tampung siswa terdampak

by Melda
February 2, 2026
Laskar Lampung Nilai Pengamanan Aset Pemkot Bandar Lampung Tidak Adil
Bandar Lampung

Panji Padang Ratu: SMA Swasta Siger Contoh Buruk Tata Kelola Pendidikan

by Melda
January 30, 2026
Dana Hibah Sekolah: SMA Swasta Siger Jadi Sorotan Kritikus Pendidikan
Bandar Lampung

Dana Hibah Sekolah: SMA Swasta Siger Jadi Sorotan Kritikus Pendidikan

by Melda
January 30, 2026
Bandar Lampung Memanas: Kebijakan Eva Dwiana Jilid II Picu Kegaduhan
Bandar Lampung

Bandar Lampung Memanas: Kebijakan Eva Dwiana Jilid II Picu Kegaduhan

by Melda
January 29, 2026
Legalitas Hak Atas Tanah Warga Pringsewu Kian Terjamin
Bandar Lampung

Legalitas Hak Atas Tanah Warga Pringsewu Kian Terjamin

by Melda
January 29, 2026
Next Post
BNNK Lampung Selatan Rayakan Hari Bela Negara ke-77, Tekankan Pencegahan Narkoba

BNNK Lampung Selatan Rayakan Hari Bela Negara ke-77, Tekankan Pencegahan Narkoba

Recommended

Kontroversi SMA Siger Bandar Lampung Memanas: Thomas Americo Dilibatkan, Anak Didik Terancam Ketidakpastian

Kontroversi SMA Siger Bandar Lampung Memanas: Thomas Americo Dilibatkan, Anak Didik Terancam Ketidakpastian

November 21, 2025
Kebijakan Anggaran Eva Dwiana Dinilai Tak Sejalan Prioritas Publik

Kebijakan Anggaran Eva Dwiana Dinilai Tak Sejalan Prioritas Publik

December 29, 2025

Categories

  • Bandar Lampung
  • Beasiswa & Karir
  • Berita Pendidikan
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Literasi & Budaya
  • Metro
  • Multimedia
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Riset & Opini
  • Tanggamus
  • Teknologi Pendidikan
  • Tips Belajar & Ujian
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Don't miss it

Tangisan Pejabat, Kemarahan Publik: SMA Siger dalam Sidang Rakyat
Beasiswa & Karir

Tangisan Pejabat, Kemarahan Publik: SMA Siger dalam Sidang Rakyat

February 2, 2026
Krisis SMA Siger, SMK swasta nyatakan kesiapan tampung siswa terdampak
Bandar Lampung

Krisis SMA Siger, SMK swasta nyatakan kesiapan tampung siswa terdampak

February 2, 2026
Laskar Lampung Nilai Pengamanan Aset Pemkot Bandar Lampung Tidak Adil
Bandar Lampung

Panji Padang Ratu: SMA Swasta Siger Contoh Buruk Tata Kelola Pendidikan

January 30, 2026
Dana Hibah Sekolah: SMA Swasta Siger Jadi Sorotan Kritikus Pendidikan
Bandar Lampung

Dana Hibah Sekolah: SMA Swasta Siger Jadi Sorotan Kritikus Pendidikan

January 30, 2026
Bandar Lampung Memanas: Kebijakan Eva Dwiana Jilid II Picu Kegaduhan
Bandar Lampung

Bandar Lampung Memanas: Kebijakan Eva Dwiana Jilid II Picu Kegaduhan

January 29, 2026
Legalitas Hak Atas Tanah Warga Pringsewu Kian Terjamin
Bandar Lampung

Legalitas Hak Atas Tanah Warga Pringsewu Kian Terjamin

January 29, 2026
Majalahnarasi.id

© 2025 - Majalahnarasi.id

No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian

© 2025 - Majalahnarasi.id