• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan & Kerjasama
  • Kontributor
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
Friday, June 19, 2026
Majalahnarasi.id
Advertisement
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
Majalahnarasi.id
No Result
View All Result
Home Pemerintahan Bandar Lampung

Janji Sekolah Gratis Wali Kota Eva Dwiana Goyah: SMA Siger Kedapatan Jual Modul Rp 15 Ribu per Buku

by Melda
October 1, 2025
in Bandar Lampung, Berita Pendidikan
Janji Sekolah Gratis Wali Kota Eva Dwiana Goyah: SMA Siger Kedapatan Jual Modul Rp 15 Ribu per Buku
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJALAH NARASI– Janji mulia Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana untuk menyediakan pendidikan gratis bagi warga kota mulai goyah. Fakta mengejutkan terungkap dari SMA Siger, sekolah yang dibangun dengan embel-embel “gratis” namun ternyata menjual modul pelajaran kepada para siswanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, setiap modul dijual dengan harga Rp 15 ribu per buku. Beberapa murid mengaku terpaksa membeli modul demi mengikuti pembelajaran. “Iya gratis, tapi kalau modul kita beli 15 ribu. Tapi buat yang mau beli aja,” ujar beberapa siswa SMA Siger 2 saat ditemui di sela jam istirahat. Ironisnya, jika satu kurikulum mencakup 15 mata pelajaran, seorang siswa harus mengeluarkan hingga Rp 225 ribu hanya untuk memperoleh modul pembelajaran lengkap.

Keanehan lain terungkap terkait fasilitas tambahan sekolah. Meskipun sekolah ini menyalurkan makanan bergizi gratis, SMA Siger ternyata belum terdaftar di Dapodik, sistem pendataan nasional untuk sekolah. Hal ini memunculkan pertanyaan serius terkait status legalitas dan pengelolaan dana sekolah yang berasal dari APBD Kota Bandar Lampung.

Berita Lainnya

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

Pejabat Pemkot Bandar Lampung mengungkapkan bahwa pengajuan anggaran untuk sekolah ini belum final di tingkat provinsi. Chepi, Kabid Anggaran BKAD Kota Bandar Lampung, menegaskan, “Setahu saya, Disdik sudah mengajukan dan sekarang masih tahap finalisasi di provinsi.” Sementara itu, Kabid Dikdas Disdikbud Bandar Lampung menambahkan, “Saya bukan orang yang berkompeten sebenarnya menjawab terkait ini. Tapi setahu saya, anggarannya masih dalam finalisasi.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa aliran dana dari pemerintah pusat maupun daerah masih dalam tahap proses, sehingga menimbulkan ketidakjelasan bagi masyarakat dan orang tua siswa.

Kontradiksi ini semakin diperkuat oleh klaim Wali Kota Eva Dwiana melalui akun media sosialnya. Ia menyatakan SMA Siger didirikan khusus untuk warga pra sejahtera dengan janji semua kebutuhan pendidikan akan digratiskan. Namun, kenyataan di lapangan justru berbeda. Beberapa orang tua dan siswa mengaku merasa terbebani dengan biaya tambahan untuk modul, meskipun nominalnya relatif kecil dibandingkan biaya sekolah swasta.

Upaya konfirmasi lebih lanjut ke Plh Kepala SMA Siger 2, Udina – yang juga menjabat Kepala SMP Negeri 44 Bandar Lampung – tidak berhasil. Meski terlihat mobil dinas di area parkir sekolah, yang bersangkutan disebut tidak berada di tempat. Ketidakhadiran ini menimbulkan tanda tanya terkait transparansi kebijakan dan pengelolaan sekolah.

Kasus ini menambah panjang daftar kontroversi seputar program pendidikan yang diinisiasi oleh Wali Kota Eva Dwiana, yang kini kerap dijuluki “The Killer Policy” karena sejumlah kebijakan yang menuai kritik masyarakat. Para pengamat pendidikan dan aktivis mengingatkan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap implementasi program, agar janji sekolah gratis tidak sekadar slogan tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Selain itu, adanya praktik penjualan modul di sekolah yang menggunakan APBD menjadi sorotan utama. Pakar hukum pendidikan menekankan bahwa setiap pengeluaran dari dana publik harus tercatat secara resmi, transparan, dan sesuai regulasi. Ketidakjelasan status SMA Siger di Dapodik juga berpotensi menimbulkan masalah administratif dan legal di kemudian hari, termasuk bagi kelulusan dan pengakuan sertifikat pendidikan siswa.

Dengan berbagai fakta ini, SMA Siger kini menjadi simbol kontroversi kebijakan pendidikan di Bandar Lampung. Masyarakat menuntut kejelasan dan kepastian, baik terkait biaya yang harus ditanggung siswa maupun status legal sekolah.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: APBDKontroversi PendidikanModul BerbayarPendidikan Bandar LampungProgram PendidikanSekolah GratisSMA SigerThe Killer PolicyTransparansi SekolahWali Kota Eva Dwiana
Previous Post

Tanggamus Siap Go International: Lima Institusi Bersinergi Majukan Pariwisata Lewat MoU Strategis

Next Post

Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Wabup Tegaskan Pentingnya Menjaga Ideologi Bangsa

Melda

Melda

Related Posts

Bandar Lampung

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

by Melda
June 18, 2026
Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan
Berita Pendidikan

Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan

by Melda
June 18, 2026
Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas
Bandar Lampung

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

by Melda
June 18, 2026
Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan
Berita Pendidikan

Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan

by Melda
June 17, 2026
Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung
Berita Pendidikan

Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung

by Melda
June 17, 2026
Next Post
Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Wabup Tegaskan Pentingnya Menjaga Ideologi Bangsa

Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Wabup Tegaskan Pentingnya Menjaga Ideologi Bangsa

Recommended

Penyusunan Tata Bangunan Perkotaan Tanggamus: ITERA Turun Lapangan, Mahasiswa Libatkan Data untuk RTRW 2025–2045

Penyusunan Tata Bangunan Perkotaan Tanggamus: ITERA Turun Lapangan, Mahasiswa Libatkan Data untuk RTRW 2025–2045

September 23, 2025
96 Emak-Emak Penghafal Al-Qur’an Diwisuda, Tertua 73 Tahun

96 Emak-Emak Penghafal Al-Qur’an Diwisuda, Tertua 73 Tahun

December 21, 2025

Categories

  • Bandar Lampung
  • Beasiswa & Karir
  • Berita Pendidikan
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Literasi & Budaya
  • Metro
  • Multimedia
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Riset & Opini
  • Tanggamus
  • Teknologi Pendidikan
  • Tips Belajar & Ujian
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Don't miss it

Bandar Lampung

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

June 18, 2026
Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan
Berita Pendidikan

Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan

June 18, 2026
Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas
Bandar Lampung

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

June 18, 2026
Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan
Berita Pendidikan

Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan

June 17, 2026
Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung
Berita Pendidikan

Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung

June 17, 2026
Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!
Berita Pendidikan

Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!

June 16, 2026
Majalahnarasi.id

© 2025 - Majalahnarasi.id

No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian

© 2025 - Majalahnarasi.id