• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan & Kerjasama
  • Kontributor
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
Friday, June 19, 2026
Majalahnarasi.id
Advertisement
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
Majalahnarasi.id
No Result
View All Result
Home Pemerintahan Bandar Lampung

Refleksi G30S/PKI: Peringatan Bahaya Laten di Tengah Dinamika Pemerintahan Prabowo

by Melda
September 28, 2025
in Bandar Lampung
Refleksi G30S/PKI: Peringatan Bahaya Laten di Tengah Dinamika Pemerintahan Prabowo
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJALAH NARASI– Tragedi Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI) menjadi catatan hitam yang tidak bisa dihapus dari sejarah Indonesia. Peristiwa itu bukan hanya menelan korban tujuh jenderal terbaik bangsa, tetapi juga menyisakan trauma mendalam yang diwariskan lintas generasi. Pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) kala itu menjadi bukti betapa rapuhnya persatuan bangsa ketika ideologi menyimpang menyusup ke tubuh negara.

Dibubarkannya PKI dan ditetapkannya larangan terhadap ideologi komunis pada era Orde Baru menjadi langkah tegas demi memastikan tragedi serupa tidak terulang kembali. Namun, meski sudah hampir enam dekade berlalu, perdebatan seputar G30S/PKI terus hidup. Bagi sebagian pihak, tragedi itu diyakini tidak lepas dari campur tangan asing yang ingin melemahkan kekuasaan Presiden Sukarno. Fakta-fakta yang masih menjadi misteri inilah yang menjadikan peristiwa 1965 tetap relevan dibicarakan hingga kini.

Bahaya laten komunisme menjadi kekhawatiran abadi. Ideologi ini tidak hanya dianggap bertentangan dengan Pancasila, tetapi juga berpotensi menghancurkan fondasi bangsa jika dibiarkan berkembang kembali. Dalam konteks pemerintahan saat ini, refleksi sejarah G30S/PKI mendapat momentum baru, terlebih setelah munculnya kegelisahan publik dalam “Agustus Kelam 2025”. Peristiwa itu menandai rentetan gejolak politik yang mengguncang awal masa pemerintahan Presiden Prabowo, menimbulkan pertanyaan serius: apakah Indonesia benar-benar belajar dari sejarah?

Berita Lainnya

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

MoU Himperra-BRI Jadi Langkah Nyata Dorong Pertumbuhan Sektor Properti di Lampung

Situasi ini semakin mengkhawatirkan karena beberapa tokoh dengan latar belakang kontroversial, bahkan yang pernah terhubung dengan kelompok terlarang di masa lalu, kini menempati posisi strategis di pemerintahan dan BUMN. Publik pun mulai melontarkan kritik: apakah negara sedang mencoba membuka pintu bagi kompromi yang berisiko mengulang kesalahan masa lalu? Jika tidak hati-hati, semangat persatuan yang ingin dibangun Presiden Prabowo bisa berubah menjadi bumerang.

Bangsa ini harus menyadari bahwa setiap celah yang terbuka dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak dengan agenda tertentu, baik dari dalam maupun luar negeri. Infiltrasi ideologi asing adalah ancaman nyata, terlebih ketika generasi muda cenderung kurang akrab dengan sejarah kelam bangsanya sendiri. Jika tidak ada pendidikan sejarah yang kuat, generasi penerus bisa saja menjadi sasaran propaganda yang merusak.

Karena itu, Pancasila harus ditempatkan sebagai pondasi utama, bukan sekadar jargon politik. Pemerintah harus memastikan setiap kebijakan berpihak pada rakyat, tidak ditunggangi kepentingan pragmatis atau agenda asing. Kesetiaan pada Pancasila adalah benteng yang akan menjaga bangsa ini dari pengaruh ideologi lain yang ingin merongrong kedaulatan negara.

Refleksi atas G30S/PKI bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga membangun kewaspadaan di masa depan. Tragedi 1965 adalah pengingat bahwa bangsa ini hanya bisa bertahan jika setia pada jati diri dan tidak mudah tergoda oleh ideologi lain yang menjanjikan utopia semu. Pemerintahan Prabowo memiliki tugas berat: merangkul semua anak bangsa secara adil, menjaga kedaulatan, dan memastikan tidak ada lagi ruang bagi pengkhianatan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Agustus Kelam 2025ancaman ideologi asing di Indonesiabahaya laten komunismeideologi Pancasilapemerintahan Praboworefleksi G30S PKI 1965
Previous Post

Geger Pendidikan Lampung: Gubernur dan DPRD Dukung SMK Baru, SMK Swasta Menjerit Tanpa BOSDA dan BOP

Next Post

Skandal Dana APBD untuk Sekolah Siger: Transparansi Menguap, Publik Tertipu?

Melda

Melda

Related Posts

Bandar Lampung

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

by Melda
June 18, 2026
Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas
Bandar Lampung

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

by Melda
June 18, 2026
MoU Himperra-BRI Jadi Langkah Nyata Dorong Pertumbuhan Sektor Properti di Lampung
Bandar Lampung

MoU Himperra-BRI Jadi Langkah Nyata Dorong Pertumbuhan Sektor Properti di Lampung

by Melda
June 13, 2026
Jaksa KPK Cegat Alasan Budaya Ketimuran dalam Pemberian Rp500 Juta kepada Pejabat
Bandar Lampung

Jaksa KPK Cegat Alasan Budaya Ketimuran dalam Pemberian Rp500 Juta kepada Pejabat

by Melda
June 12, 2026
Bandar Lampung

Hermawan Eriadi Klaim Hanya Seorang Profesional yang Berjuang untuk Kemajuan Lampung

by Melda
June 12, 2026
Next Post
Skandal Dana APBD untuk Sekolah Siger: Transparansi Menguap, Publik Tertipu?

Skandal Dana APBD untuk Sekolah Siger: Transparansi Menguap, Publik Tertipu?

Recommended

 Penyair Muda Lampung Ledakkan Kritik Tajam Soal Sekolah Ilegal Wali Kota

 Penyair Muda Lampung Ledakkan Kritik Tajam Soal Sekolah Ilegal Wali Kota

September 22, 2025
Tips Menghafal Cepat untuk Ujian Akhir: Rahasia Sukses Mahasiswa dan Pelajar

Tips Menghafal Cepat untuk Ujian Akhir: Rahasia Sukses Mahasiswa dan Pelajar

September 27, 2025

Categories

  • Bandar Lampung
  • Beasiswa & Karir
  • Berita Pendidikan
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Literasi & Budaya
  • Metro
  • Multimedia
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Riset & Opini
  • Tanggamus
  • Teknologi Pendidikan
  • Tips Belajar & Ujian
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Don't miss it

Bandar Lampung

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

June 18, 2026
Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan
Berita Pendidikan

Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan

June 18, 2026
Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas
Bandar Lampung

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

June 18, 2026
Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan
Berita Pendidikan

Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan

June 17, 2026
Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung
Berita Pendidikan

Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung

June 17, 2026
Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!
Berita Pendidikan

Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!

June 16, 2026
Majalahnarasi.id

© 2025 - Majalahnarasi.id

No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian

© 2025 - Majalahnarasi.id