• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan & Kerjasama
  • Kontributor
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
Monday, February 2, 2026
Majalahnarasi.id
Advertisement
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
Majalahnarasi.id
No Result
View All Result
Home Pemerintahan Bandar Lampung

Ketegangan di Kementerian Kehutanan: Hutan Tenang, Krisis Menggantung

by Melda
December 15, 2025
in Bandar Lampung
Ketegangan di Kementerian Kehutanan: Hutan Tenang, Krisis Menggantung
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJALAH NARASI- Kementerian Kehutanan Indonesia kembali menjadi sorotan setelah bencana banjir bandang melanda tiga provinsi di Sumatera. Di tengah krisis lingkungan yang meluas, perhatian publik tertuju pada langkah dan kinerja Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, dalam menangani dampak bencana serta pengelolaan hutan di Indonesia.

Bencana yang menimpa Sumatera telah membuka mata banyak pihak mengenai kondisi hutan dan praktik pembalakan liar yang masih terjadi. Kayu gelondongan yang terbawa arus banjir hingga ke pemukiman warga menjadi bukti nyata dari kerusakan yang terjadi dan sekaligus pesan visual dari alam yang memperingatkan pengelola hutan.

Menteri Raja Juli Antoni, menurut pengamatan, menunjukkan ketenangan yang kontras dengan kekacauan di lapangan. Kementerian yang dipimpinnya bergerak cepat untuk mengidentifikasi 12 perusahaan yang diduga terlibat pelanggaran pasca-bencana. Langkah ini menunjukkan kemampuan kementerian dalam melakukan evaluasi dan tindakan paska-kejadian, meski kritik muncul terkait kurangnya upaya pencegahan sebelum bencana terjadi.

Berita Lainnya

Krisis SMA Siger, SMK swasta nyatakan kesiapan tampung siswa terdampak

Panji Padang Ratu: SMA Swasta Siger Contoh Buruk Tata Kelola Pendidikan

Dana Hibah Sekolah: SMA Swasta Siger Jadi Sorotan Kritikus Pendidikan

Selain itu, fokus pada digitalisasi layanan kehutanan menjadi salah satu capaian Kementerian di bawah kepemimpinan Raja Juli. Layanan perizinan dan administrasi kini berjalan lebih efisien, menggunakan sistem e-signature dan koneksi internet yang cepat. Namun, publik mempertanyakan relevansi prioritas ini di tengah krisis ekologi yang mengancam nyawa masyarakat lokal dan merusak lingkungan.

Ketahanan politik Menteri Raja Juli juga menjadi sorotan. Meskipun mendapat desakan mundur dari DPR, termasuk fraksi pendukung, posisi beliau tetap stabil. Stabilitas ini menjadi simbol ketahanan politik dan konsistensi kepemimpinan di mata sebagian kalangan, walau sebagian masyarakat menilai respons terhadap bencana masih jauh dari memadai.

“Keputusan untuk mundur adalah hak prerogatif pribadi, tetapi yang paling penting adalah efektivitas langkah yang diambil dalam mencegah dan mengatasi bencana,” ujar seorang pengamat kehutanan. Pernyataan ini menyoroti perlunya keseimbangan antara kenyamanan jabatan dan tanggung jawab terhadap lingkungan serta keselamatan warga.

Sementara hutan Indonesia terus menghadapi ancaman kerusakan, masyarakat dan pemerhati lingkungan menunggu langkah konkret Kementerian Kehutanan. Krisis ekologi yang berulang menjadi pengingat bahwa hutan bukan hanya simbol keindahan, tetapi juga sumber kehidupan yang memerlukan pengelolaan proaktif dan responsif.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: banjir SumateraDeforestasiKementerian KehutananLingkungan HidupMitigasi BencanaRaja Juli Antoni
Previous Post

Graduasi Mandiri PKH Pringsewu 2025 Dorong Kemandirian Keluarga

Next Post

Edwin Apriandi Daftar Calon Ketua PWI Lampung Selatan 2026–2029

Melda

Melda

Related Posts

Krisis SMA Siger, SMK swasta nyatakan kesiapan tampung siswa terdampak
Bandar Lampung

Krisis SMA Siger, SMK swasta nyatakan kesiapan tampung siswa terdampak

by Melda
February 2, 2026
Laskar Lampung Nilai Pengamanan Aset Pemkot Bandar Lampung Tidak Adil
Bandar Lampung

Panji Padang Ratu: SMA Swasta Siger Contoh Buruk Tata Kelola Pendidikan

by Melda
January 30, 2026
Dana Hibah Sekolah: SMA Swasta Siger Jadi Sorotan Kritikus Pendidikan
Bandar Lampung

Dana Hibah Sekolah: SMA Swasta Siger Jadi Sorotan Kritikus Pendidikan

by Melda
January 30, 2026
Bandar Lampung Memanas: Kebijakan Eva Dwiana Jilid II Picu Kegaduhan
Bandar Lampung

Bandar Lampung Memanas: Kebijakan Eva Dwiana Jilid II Picu Kegaduhan

by Melda
January 29, 2026
Legalitas Hak Atas Tanah Warga Pringsewu Kian Terjamin
Bandar Lampung

Legalitas Hak Atas Tanah Warga Pringsewu Kian Terjamin

by Melda
January 29, 2026
Next Post
Edwin Apriandi Daftar Calon Ketua PWI Lampung Selatan 2026–2029

Edwin Apriandi Daftar Calon Ketua PWI Lampung Selatan 2026–2029

Recommended

Musda XI Golkar Lampung Selatan Dorong Konsolidasi dan Kepemimpinan Baru

Musda XI Golkar Lampung Selatan Dorong Konsolidasi dan Kepemimpinan Baru

December 17, 2025
Bupati Tanggamus Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2026 dalam Sidang Paripurna DPRD: Fokus pada Infrastruktur, Ketahanan Pangan, dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Bupati Tanggamus Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2026 dalam Sidang Paripurna DPRD: Fokus pada Infrastruktur, Ketahanan Pangan, dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

October 6, 2025

Categories

  • Bandar Lampung
  • Beasiswa & Karir
  • Berita Pendidikan
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Literasi & Budaya
  • Metro
  • Multimedia
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Riset & Opini
  • Tanggamus
  • Teknologi Pendidikan
  • Tips Belajar & Ujian
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Don't miss it

Tangisan Pejabat, Kemarahan Publik: SMA Siger dalam Sidang Rakyat
Beasiswa & Karir

Tangisan Pejabat, Kemarahan Publik: SMA Siger dalam Sidang Rakyat

February 2, 2026
Krisis SMA Siger, SMK swasta nyatakan kesiapan tampung siswa terdampak
Bandar Lampung

Krisis SMA Siger, SMK swasta nyatakan kesiapan tampung siswa terdampak

February 2, 2026
Laskar Lampung Nilai Pengamanan Aset Pemkot Bandar Lampung Tidak Adil
Bandar Lampung

Panji Padang Ratu: SMA Swasta Siger Contoh Buruk Tata Kelola Pendidikan

January 30, 2026
Dana Hibah Sekolah: SMA Swasta Siger Jadi Sorotan Kritikus Pendidikan
Bandar Lampung

Dana Hibah Sekolah: SMA Swasta Siger Jadi Sorotan Kritikus Pendidikan

January 30, 2026
Bandar Lampung Memanas: Kebijakan Eva Dwiana Jilid II Picu Kegaduhan
Bandar Lampung

Bandar Lampung Memanas: Kebijakan Eva Dwiana Jilid II Picu Kegaduhan

January 29, 2026
Legalitas Hak Atas Tanah Warga Pringsewu Kian Terjamin
Bandar Lampung

Legalitas Hak Atas Tanah Warga Pringsewu Kian Terjamin

January 29, 2026
Majalahnarasi.id

© 2025 - Majalahnarasi.id

No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian

© 2025 - Majalahnarasi.id