MAJALAH NARASI– Gerakan Ayo Kuliah (GAK) kembali menggelar kegiatan inspiratif untuk mahasiswa baru angkatan 2025 yang berasal dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Provinsi Lampung. Bertempat di ballroom Masjid Raya Al Bakrie, acara ini diikuti 35 mahasiswa baru dengan tujuan tidak hanya memotivasi mereka menempuh pendidikan tinggi, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap Masjid sebagai pusat spiritual dan pendidikan masyarakat.
Slamet Riyadi, founder GAK, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Bakrie Amanah (YBA) dan manajemen Masjid Raya Al Bakrie atas dukungan penuh terselenggaranya acara ini. “Kami sangat bersyukur kegiatan ini berjalan lancar. Kegiatan diawali dengan sholat Dhuha bersama sebagai penguatan nilai spiritual peserta, sekaligus mendekatkan mahasiswa PKH dengan Masjid,” ujar Slamet.
Selain penguatan spiritual, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pendidikan tinggi sebagai salah satu faktor peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lampung. Slamet menambahkan, “Untuk mewujudkan Lampung Maju dan Indonesia Emas 2045, salah satu kunci adalah pendidikan. Kami berupaya berkontribusi nyata dengan mendorong anak KPM PKH melanjutkan kuliah. Memilih Masjid Raya Al Bakrie sebagai lokasi kegiatan, agar para mahasiswa mengenal dan mencintai Masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan pendidikan.”
Rustam Fauzi, perwakilan manajemen Masjid Raya Al Bakrie, menyampaikan kebanggaannya atas inisiatif GAK yang memberdayakan anak muda Lampung. “Beberapa komunitas telah menginisiasi kegiatan positif di Masjid, termasuk GAK. Sehingga Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai pusat pendidikan dan pengembangan sosial kemasyarakatan. Ini sejalan dengan visi Masjid sebagai tempat mencetak generasi unggul,” ungkap Rustam.
Sejak 2017 hingga 2025, GAK telah membantu 969 anak KPM PKH Lampung melanjutkan pendidikan tinggi, baik di tingkat sarjana maupun pascasarjana. Beberapa alumninya berhasil meraih Beasiswa LPDP Kemenkeu RI, menjadi ASN, TNI, maupun pendamping sosial PKH di Kementerian Sosial RI. “Program ini nyata membantu masyarakat Lampung keluar dari lingkaran kemiskinan melalui pendidikan,” tambah Rustam.
Kegiatan sosialisasi dan motivasi ini tidak hanya mempersiapkan peserta secara akademik, tetapi juga menanamkan nilai spiritual dan sosial yang kuat, menegaskan bahwa Masjid dapat menjadi tempat pembentukan karakter dan kepedulian sosial generasi muda.***














