MAJALAH NARASI— BTN Syariah Kantor Cabang Bandar Lampung menghadirkan program besar di penghujung tahun 2025 bertajuk SMART (Sinergi Membangun Aspirasi Rumah Tumbuh). Program ini menjadi magnet perhatian karena menggabungkan kegiatan sosial, edukasi kesehatan, dan penguatan fasilitas pembiayaan rumah berbasis prinsip syariah dalam satu rangkaian yang terintegrasi.
Program SMART dimulai dengan khitanan massal yang diikuti 20 anak bekerja sama dengan Rumah Sunat Khitan Lampung. Kegiatan ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga komitmen BTN Syariah dalam mendorong akses layanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat.
Setelah agenda sosial, rangkaian acara berlanjut dengan Private Gathering Developer. Pertemuan ini mempertemukan para pengembang penerima fasilitas pembiayaan Konstruksi Yasa Griya (KYG) dengan jajaran BTN Syariah sebagai ruang untuk memperkuat kolaborasi bisnis. Dalam kesempatan ini, peserta juga mendapat fasilitas medical check up serta edukasi melalui talkshow kesehatan bertema “Beat of Prosperity: Jantung Sehat, Bisnis Kuat”. Tema ini dipilih untuk menegaskan bahwa kesehatan pelaku usaha turut berperan dalam keberlanjutan bisnis properti—sektor yang menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi daerah.
Puncak acara SMART adalah pelaksanaan akad massal KPR subsidi syariah yang berhasil mengumpulkan 200 nasabah dari berbagai wilayah. Sebanyak 40 developer dan 43 proyek perumahan ambil bagian, dengan total realisasi pembiayaan mencapai Rp32 miliar. Angka ini mencerminkan tingginya kebutuhan rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat Lampung.
Acara yang digelar di Hotel Holiday Inn Bandar Lampung ini semakin istimewa karena BTN Syariah Bandar Lampung menerima penghargaan nasional atas pertumbuhan realisasi KPR subsidi tertinggi sepanjang tahun 2025. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata kontribusi BTN Syariah dalam memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian syariah yang aman dan terpercaya.
Branch Manager BTN Syariah Bandar Lampung, Asti Kumala Putri, menegaskan bahwa program SMART dirancang untuk memperkuat ekosistem perumahan rakyat yang berkelanjutan. Menurutnya, perbankan tidak cukup hanya memberikan layanan pembiayaan, tetapi juga perlu hadir melalui kegiatan sosial dan edukasi sebagai bagian dari tanggung jawab moral kepada masyarakat.
Ketua DPD Himperra Lampung, Ir. H. Tri Joko Margono, mengapresiasi langkah BTN Syariah yang dinilai mampu membangun kepercayaan di antara pengembang. Ia menekankan bahwa sinergi perbankan dan pengembang menjadi kunci untuk menjaga stabilitas sektor perumahan rakyat, terutama di Lampung yang mencatatkan peningkatan kebutuhan rumah setiap tahun.
Tri Joko juga mengungkapkan bahwa Himperra Lampung berhasil mencatat penyerapan terbesar kedua di tingkat provinsi, meski baru lima tahun berdiri. Dari seluruh pengembang yang mengikuti akad massal KPR subsidi, 40 persennya merupakan anggota Himperra—membuktikan bahwa asosiasi ini memiliki kontribusi besar dalam penyediaan hunian terjangkau.
Ia berharap, kolaborasi antara BTN Syariah dan Himperra tidak hanya menghasilkan peningkatan penjualan rumah, tetapi juga menjadi amal jariyah karena telah membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang layak dan penuh keberkahan.
Menatap tahun 2026, BTN Syariah Bandar Lampung menargetkan posisi lebih kuat sebagai market leader pembiayaan KPR subsidi syariah di Provinsi Lampung. Langkah ini selaras dengan program nasional dalam memperluas akses perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta mendorong pertumbuhan sektor properti yang sehat dan berkelanjutan.***














