• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan & Kerjasama
  • Kontributor
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
Monday, February 2, 2026
Majalahnarasi.id
Advertisement
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
Majalahnarasi.id
No Result
View All Result
Home Literasi & Budaya

10 Gerakan Literasi Sekolah yang Sukses Ubah Cara Belajar Anak

by Shifa Yuhananda
September 23, 2025
in Literasi & Budaya
10 Gerakan Literasi Sekolah yang Sukses Ubah Cara Belajar Anak
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJALAH NARASI – Pendidikan tidak hanya soal menghafal rumus atau mengerjakan soal ujian. Di era modern, literasi menjadi kunci utama untuk membentuk generasi yang kritis, kreatif, dan berkarakter. Literasi bukan hanya kemampuan membaca, melainkan juga keterampilan memahami informasi, mengolah data, dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai sekolah di Indonesia berhasil menciptakan gerakan literasi yang inovatif dan sukses mengubah cara belajar anak. Gerakan-gerakan ini membuktikan bahwa belajar bisa menyenangkan, interaktif, sekaligus membangun kepercayaan diri siswa. Berikut adalah sepuluh gerakan literasi sekolah yang patut menjadi inspirasi.

1. Program 15 Menit Membaca Sebelum Belajar

Banyak sekolah kini menerapkan kebiasaan sederhana namun efektif, yaitu membaca selama 15 menit sebelum kegiatan belajar dimulai. Anak-anak diberikan kebebasan memilih buku sesuai minat mereka. Kebiasaan ini terbukti meningkatkan konsentrasi, memperkaya kosa kata, dan menumbuhkan kecintaan terhadap bacaan sejak dini.

Berita Lainnya

Iswadi Pratama Bongkar Rahasia Puisi Ari Pahala: Kebahagiaan Dijatuhkan ke Tong Sampah

Pentingnya Literasi Digital untuk Generasi Z di Era Informasi

Perpustakaan Digital Gratis yang Wajib Dicoba Siswa & Guru

2. Pojok Baca Kelas yang Kreatif

Alih-alih perpustakaan formal, beberapa sekolah membangun pojok baca di setiap kelas dengan desain menarik. Ada yang dihiasi mural, karpet warna-warni, hingga bean bag untuk membuat suasana membaca lebih nyaman. Hasilnya, anak-anak lebih betah berlama-lama membaca dan menjadikan buku sebagai teman sehari-hari.

3. Gerakan Menulis Harian

Literasi tidak hanya membaca, tetapi juga menulis. Gerakan menulis harian di sekolah mengajak siswa menuliskan pengalaman, ide, atau cerita pendek setiap hari. Kegiatan ini melatih kemampuan menuangkan gagasan sekaligus memperkuat keterampilan komunikasi. Tidak sedikit karya siswa yang kemudian dibukukan dan dipamerkan di sekolah.

4. Klub Diskusi Buku

Membaca jadi lebih hidup saat dibarengi diskusi. Beberapa sekolah membentuk klub diskusi buku yang rutin bertemu setiap minggu. Anak-anak berdiskusi tentang isi buku, tokoh, hingga pesan moral yang mereka temukan. Aktivitas ini melatih keberanian berbicara, berpikir kritis, dan menghargai perbedaan pendapat.

5. Festival Literasi Sekolah

Gerakan literasi semakin menarik ketika dikemas dalam bentuk festival. Ada lomba membaca puisi, teater literasi, pameran karya tulis, hingga bazar buku murah. Festival ini tidak hanya meningkatkan semangat literasi siswa, tetapi juga melibatkan guru, orang tua, dan komunitas lokal untuk turut serta merayakan budaya membaca.

6. Literasi Digital di Kelas

Di era teknologi, literasi juga mencakup kemampuan mengelola informasi digital. Beberapa sekolah sukses mengintegrasikan literasi digital melalui pelatihan mencari sumber terpercaya, membuat presentasi interaktif, hingga mengenal etika bermedia sosial. Anak-anak tidak hanya menjadi pembaca cerdas, tetapi juga pengguna internet yang bijak.

7. Program Satu Siswa Satu Buku

Inovasi ini cukup unik. Setiap siswa didorong untuk menulis dan menerbitkan satu karya buku dalam setahun, baik berupa kumpulan cerita pendek, puisi, atau catatan pengalaman. Buku-buku tersebut kemudian dipajang di perpustakaan sekolah. Gerakan ini membuat siswa merasa bangga karena menjadi penulis sejak dini.

8. Kunjungan Penulis ke Sekolah

Menghadirkan penulis langsung ke sekolah mampu memberi motivasi luar biasa bagi siswa. Anak-anak bisa berdialog, bertanya, bahkan belajar langsung dari penulis favorit mereka. Beberapa sekolah rutin mengadakan program ini untuk mendekatkan siswa dengan dunia literasi secara nyata.

9. Perpustakaan Mini Keliling

Tidak semua siswa punya akses ke buku. Karena itu, sekolah tertentu menginisiasi perpustakaan mini keliling dengan sepeda atau motor yang membawa rak buku berkeliling. Program ini sukses meningkatkan minat baca anak, terutama di daerah dengan akses terbatas.

10. Gerakan Literasi Keluarga

Literasi tidak hanya dibangun di sekolah, tetapi juga di rumah. Beberapa sekolah menggandeng orang tua untuk ikut serta, misalnya dengan membuat jadwal membaca bersama di rumah. Dengan keterlibatan keluarga, kebiasaan literasi anak menjadi lebih konsisten dan menyenangkan.

Dampak Nyata Gerakan Literasi di Sekolah

Gerakan-gerakan literasi ini tidak hanya memperbaiki kemampuan akademik, tetapi juga memberikan dampak psikologis positif. Anak-anak menjadi lebih percaya diri, berani mengemukakan pendapat, serta terbiasa berpikir kritis. Bahkan, budaya literasi juga memperkuat ikatan sosial di lingkungan sekolah, karena melibatkan siswa, guru, orang tua, hingga masyarakat sekitar.

Literasi adalah fondasi penting dalam membangun generasi unggul. Sepuluh gerakan literasi sekolah di atas membuktikan bahwa kreativitas dan kolaborasi dapat mengubah cara belajar anak menjadi lebih bermakna. Dari membaca singkat setiap hari hingga menciptakan perpustakaan mini keliling, semua inisiatif memberikan kontribusi besar bagi masa depan pendidikan Indonesia.

Kini saatnya sekolah lain meniru dan mengembangkan ide-ide ini agar literasi tidak lagi sekadar slogan, tetapi benar-benar menjadi budaya hidup anak bangsa.***

Source: SHIFA YUHANANDA
Tags: budaya membacafestival literasigerakan literasi sekolahkebiasaan membacaliterasiliterasi digitalliterasi keluargamenulis kreatifpendidikan Indonesiaperpustakaan sekolah
Previous Post

10 Event Pendidikan Terbesar di Indonesia 2025, Nomor 7 Wajib Kamu Ikuti!

Next Post

Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Buka Seminar Nasional Himpaudi ke-20: Dorong Pendidik PAUD Cetak Generasi Unggul

Shifa Yuhananda

Shifa Yuhananda

Related Posts

Iswadi Pratama Bongkar Rahasia Puisi Ari Pahala: Kebahagiaan Dijatuhkan ke Tong Sampah
Bandar Lampung

Iswadi Pratama Bongkar Rahasia Puisi Ari Pahala: Kebahagiaan Dijatuhkan ke Tong Sampah

by Melda
October 2, 2025
Pentingnya Literasi Digital untuk Generasi Z di Era Informasi
Literasi & Budaya

Pentingnya Literasi Digital untuk Generasi Z di Era Informasi

by Shifa Yuhananda
September 27, 2025
Perpustakaan Digital Gratis yang Wajib Dicoba Siswa & Guru
Literasi & Budaya

Perpustakaan Digital Gratis yang Wajib Dicoba Siswa & Guru

by Shifa Yuhananda
September 26, 2025
Kenapa Minat Baca di Indonesia Masih Rendah? Ini Faktanya!
Literasi & Budaya

Kenapa Minat Baca di Indonesia Masih Rendah? Ini Faktanya!

by Shifa Yuhananda
September 24, 2025
5 Buku Wajib Dibaca Mahasiswa Agar Lebih Kritis
Literasi & Budaya

5 Buku Wajib Dibaca Mahasiswa Agar Lebih Kritis

by Shifa Yuhananda
September 24, 2025
Next Post
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Buka Seminar Nasional Himpaudi ke-20: Dorong Pendidik PAUD Cetak Generasi Unggul

Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Buka Seminar Nasional Himpaudi ke-20: Dorong Pendidik PAUD Cetak Generasi Unggul

Recommended

Anggaran Puluhan Miliar Digelontorkan Tapi Warga Belum Dengar Sosialisasi P2KM dan Pusling, Publik Tunggu Klarifikasi Dinkes dan Puskes

Anggaran Puluhan Miliar Digelontorkan Tapi Warga Belum Dengar Sosialisasi P2KM dan Pusling, Publik Tunggu Klarifikasi Dinkes dan Puskes

January 5, 2026
Ananda Sukarlan Puji Pendidikan Musik di Lampung: Kualitas dan Potensi Luar Biasa Tembus Babak Final Kompetisi Piano Nusantara Plus 2025

Ananda Sukarlan Puji Pendidikan Musik di Lampung: Kualitas dan Potensi Luar Biasa Tembus Babak Final Kompetisi Piano Nusantara Plus 2025

October 20, 2025

Categories

  • Bandar Lampung
  • Beasiswa & Karir
  • Berita Pendidikan
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Literasi & Budaya
  • Metro
  • Multimedia
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Riset & Opini
  • Tanggamus
  • Teknologi Pendidikan
  • Tips Belajar & Ujian
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Don't miss it

Tangisan Pejabat, Kemarahan Publik: SMA Siger dalam Sidang Rakyat
Beasiswa & Karir

Tangisan Pejabat, Kemarahan Publik: SMA Siger dalam Sidang Rakyat

February 2, 2026
Krisis SMA Siger, SMK swasta nyatakan kesiapan tampung siswa terdampak
Bandar Lampung

Krisis SMA Siger, SMK swasta nyatakan kesiapan tampung siswa terdampak

February 2, 2026
Laskar Lampung Nilai Pengamanan Aset Pemkot Bandar Lampung Tidak Adil
Bandar Lampung

Panji Padang Ratu: SMA Swasta Siger Contoh Buruk Tata Kelola Pendidikan

January 30, 2026
Dana Hibah Sekolah: SMA Swasta Siger Jadi Sorotan Kritikus Pendidikan
Bandar Lampung

Dana Hibah Sekolah: SMA Swasta Siger Jadi Sorotan Kritikus Pendidikan

January 30, 2026
Bandar Lampung Memanas: Kebijakan Eva Dwiana Jilid II Picu Kegaduhan
Bandar Lampung

Bandar Lampung Memanas: Kebijakan Eva Dwiana Jilid II Picu Kegaduhan

January 29, 2026
Legalitas Hak Atas Tanah Warga Pringsewu Kian Terjamin
Bandar Lampung

Legalitas Hak Atas Tanah Warga Pringsewu Kian Terjamin

January 29, 2026
Majalahnarasi.id

© 2025 - Majalahnarasi.id

No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian

© 2025 - Majalahnarasi.id