• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan & Kerjasama
  • Kontributor
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
Friday, June 19, 2026
Majalahnarasi.id
Advertisement
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
Majalahnarasi.id
No Result
View All Result
Home Pemerintahan Bandar Lampung

Iswadi Pratama Bongkar Rahasia Puisi Ari Pahala: Kebahagiaan Dijatuhkan ke Tong Sampah

by Melda
October 2, 2025
in Bandar Lampung, Literasi & Budaya, Peristiwa
Iswadi Pratama Bongkar Rahasia Puisi Ari Pahala: Kebahagiaan Dijatuhkan ke Tong Sampah
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJALAH NARASI – Diskusi Buku Sastra #1 yang digelar Lampung Literature pada Rabu, 1 Oktober 2025, menghadirkan perbincangan mendalam tentang kumpulan puisi Ari Pahala Hutabarat berjudul *“Hari-Hari Bahagia”* (Lampung Literature, 2023). Acara yang didukung Kemdikbud RI dalam program Penguatan Komunitas Sastra ini berlangsung di Aula C FKIP Universitas Lampung (Unila) dan menarik perhatian banyak akademisi, penikmat sastra, serta mahasiswa.

Ari Pahala Hutabarat, penyair nasional asal Lampung sekaligus sutradara teater Komunitas Berkat Yakin (KoBER), mengungkapkan bahwa ia baru kembali ke kampus alma maternya, FKIP Unila, setelah 35 tahun meninggalkan bangku kuliah. Ia menempuh S1 dan S2 di Prodi Bahasa dan Seni, jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. “Selama ini saya belum pernah ke FKIP ini sebagai penyair. Rupanya harus 35 tahun dulu baru kembali ke kampus,” ujarnya dalam sambutannya.

Diskusi menghadirkan beberapa pembicara kunci, antara lain Dr. Munaris, M.Pd., Ketua Prodi Bahasa Lampung FKIP Unila, dan Iswadi Pratama, penyair sekaligus sutradara Teater Satu yang merupakan lulusan FISIP Unila. Diskusi dimoderatori Edi Siswanto, M.Pd.

Berita Lainnya

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

MoU Himperra-BRI Jadi Langkah Nyata Dorong Pertumbuhan Sektor Properti di Lampung

“Surga yang Jatuh ke Tong Sampah”

Iswadi Pratama membedah tiga puisi Ari Pahala dalam buku tersebut dengan analisis mendalam sepanjang 12 halaman. Ia menyoroti bagaimana penyair membongkar mitos kebahagiaan dan menekankan dimensi spiritual dalam puisinya. Menurut Iswadi, puisi Ari Pahala memulai perjalanan dari ruang spiritual yang hening, transenden, dan sarat simbol.

“Meminjam pandangan Simone Weil, kita bisa membaca puisi ini sebagai *decreation*, pengosongan diri. Sepi ungu dan hati biru adalah tanda jiwa yang melepaskan egonya, menunduk, menghiba, agar terbuka bagi yang Ilahi,” jelas Iswadi.

Iswadi menambahkan, nada puisi-puisi Ari kerap seperti doa, sekaligus ratapan mistikus. Dalam puisi ke-28, “aku akan pergi, katamu”, terdapat cinta yang melampaui hubungan manusia biasa, menghadirkan nuansa spiritual yang menyentuh dimensi Ilahi. Ia juga menyoroti strategi naratif Ari yang membuat puisi-puisinya bersifat universal sekaligus kontekstual, mulai dari kritik sosial hingga humor hitam, yang senantiasa menantang pembaca untuk merenungkan dunia.

Tentang mitos kebahagiaan, Iswadi menegaskan, “Ari merobeknya, menjatuhkannya ke tong sampah. Kebahagiaan yang muncul dalam puisinya bukan kemegahan, tapi sederhana, bahkan absurd. Namun justru di situlah ketajamannya—menunjukkan bahwa hidup, betapapun grotesque dan sia-sianya, tetap pantas dijalani sambil ditertawai.”

Klimaks Penyair Ada di Puisinya

Sebelumnya, Munaris menekankan pentingnya membaca puisi sebagai klimaks dari ekspresi penyair. “Jangan berharap mencari romantis dari diri penyair, tapi temuilah pada puisi-puisinya. Jika sehari-hari tak tampak romantis, maka itu sudah ‘tumpah’ dalam puisi,” ujar Munaris.

Ia menyoroti diksi Ari Pahala yang dipilih secara cermat, menampilkan nuansa warna ungu, biru, hijau, merah, putih, dan lainnya. Diksi ini bukan sekadar alat komunikasi, melainkan medium estetik yang mengandung nilai rasa, simbol, irama, dan keindahan bunyi, yang mampu menimbulkan efek emosional dan memperkuat citraan.

Program Diskusi Buku Sastra ini menjadi ruang refleksi mendalam tentang seni puisi, menghadirkan perspektif baru bagi penikmat sastra Lampung dan menunjukkan bahwa karya Ari Pahala mampu menembus batas konvensional, mengusik pikiran, sekaligus memikat perasaan.***

Source: Isbedy Stiawan
Tags: Ari Pahala HutabaratDiskusi Buku SastraHari-Hari BahagiaIswadi PratamaPuisi KontemporerSastra Lampung
Previous Post

Bupati Tanggamus Sidak Dapur SPPG, Pastikan Program MBG Aman dan Berkualitas untuk Masyarakat

Next Post

Kasus Panas Mobil Pajero di Lampung: Kredit Macet 18 Bulan, Debt Collector Vs Pengguna Mobil Saling Lapor ke Polda

Melda

Melda

Related Posts

Bandar Lampung

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

by Melda
June 18, 2026
Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas
Bandar Lampung

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

by Melda
June 18, 2026
MoU Himperra-BRI Jadi Langkah Nyata Dorong Pertumbuhan Sektor Properti di Lampung
Bandar Lampung

MoU Himperra-BRI Jadi Langkah Nyata Dorong Pertumbuhan Sektor Properti di Lampung

by Melda
June 13, 2026
Jaksa KPK Cegat Alasan Budaya Ketimuran dalam Pemberian Rp500 Juta kepada Pejabat
Bandar Lampung

Jaksa KPK Cegat Alasan Budaya Ketimuran dalam Pemberian Rp500 Juta kepada Pejabat

by Melda
June 12, 2026
Bandar Lampung

Hermawan Eriadi Klaim Hanya Seorang Profesional yang Berjuang untuk Kemajuan Lampung

by Melda
June 12, 2026
Next Post
Kasus Panas Mobil Pajero di Lampung: Kredit Macet 18 Bulan, Debt Collector Vs Pengguna Mobil Saling Lapor ke Polda

Kasus Panas Mobil Pajero di Lampung: Kredit Macet 18 Bulan, Debt Collector Vs Pengguna Mobil Saling Lapor ke Polda

Recommended

Sidang Perdana Tipikor Bimtek Pringsewu 2024: Jaksa Beberkan Dakwaan Bernilai Kerugian Miliaran Rupiah

Sidang Perdana Tipikor Bimtek Pringsewu 2024: Jaksa Beberkan Dakwaan Bernilai Kerugian Miliaran Rupiah

December 6, 2025
Gubernur Lampung Hadiri Trade Expo Indonesia ke-40, Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global

Gubernur Lampung Hadiri Trade Expo Indonesia ke-40, Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global

October 16, 2025

Categories

  • Bandar Lampung
  • Beasiswa & Karir
  • Berita Pendidikan
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Literasi & Budaya
  • Metro
  • Multimedia
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Riset & Opini
  • Tanggamus
  • Teknologi Pendidikan
  • Tips Belajar & Ujian
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Don't miss it

Bandar Lampung

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

June 18, 2026
Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan
Berita Pendidikan

Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan

June 18, 2026
Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas
Bandar Lampung

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

June 18, 2026
Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan
Berita Pendidikan

Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan

June 17, 2026
Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung
Berita Pendidikan

Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung

June 17, 2026
Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!
Berita Pendidikan

Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!

June 16, 2026
Majalahnarasi.id

© 2025 - Majalahnarasi.id

No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian

© 2025 - Majalahnarasi.id