• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan & Kerjasama
  • Kontributor
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
Friday, June 19, 2026
Majalahnarasi.id
Advertisement
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
Majalahnarasi.id
No Result
View All Result
Home Pemerintahan Bandar Lampung

Kabupaten/Kota Didesak Aktif Bina Petani Hutan, Gubernur Lampung Tegaskan Pentingnya Dokumen Integrated Area Development

by Melda
September 18, 2025
in Bandar Lampung
Kabupaten/Kota Didesak Aktif Bina Petani Hutan, Gubernur Lampung Tegaskan Pentingnya Dokumen Integrated Area Development
590
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJALAH NARASI– Isu kerusakan hutan di Provinsi Lampung kembali menjadi sorotan serius. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan perlunya keterlibatan kabupaten/kota yang memiliki kawasan hutan untuk aktif membina para petani hutan. Menurutnya, penyusunan dokumen Integrated Area Development (IAD) berbasis perhutanan sosial sudah sangat mendesak agar pembinaan lintas sektor dapat berjalan dengan dukungan anggaran resmi dari pemerintah daerah.

Pesan penting ini disampaikan melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, M. Firsada, dalam upacara bulanan Pemerintah Provinsi Lampung di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur, Rabu (17/9/2025).

Firsada menekankan bahwa hutan bukan sekadar hamparan hijau, melainkan entitas hidup yang menyimpan sumber penghidupan masyarakat. “Kerusakan hutan bukan hanya urusan ekologis, tapi langsung menyentuh kehidupan kita. Saat hutan rusak, bencana datang. Banjir yang berulang setiap musim hujan adalah bukti nyata,” ujarnya.

Berita Lainnya

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

MoU Himperra-BRI Jadi Langkah Nyata Dorong Pertumbuhan Sektor Properti di Lampung

Data dari Dinas Kehutanan menunjukkan sekitar 80 persen kawasan hutan yang berada di bawah kewenangan provinsi sudah dimanfaatkan manusia, baik untuk perkebunan monokultur, lahan garapan, maupun permukiman. Kondisi ini membuat risiko bencana semakin meningkat.

Namun, Gubernur Lampung optimistis bahwa solusi bisa ditemukan melalui program perhutanan sosial. Program ini menempatkan petani sebagai mitra resmi negara dalam mengelola hutan. Mereka tidak lagi dipandang sebagai penggarap ilegal, melainkan garda depan yang mampu menjaga hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Dengan pola agroforestri, masyarakat bisa menanam tanaman bernilai ekonomi tanpa merusak fungsi ekologi.

Saat ini, lebih dari 94 ribu kepala keluarga di Lampung menggantungkan hidup pada kawasan hutan. Mereka menghasilkan berbagai komoditas bernilai tinggi dengan transaksi ekonomi mencapai lebih dari Rp300 miliar per tahun. “Angka ini membuktikan bahwa hutan bisa menjadi sumber ekonomi sekaligus tetap hijau bila dikelola dengan benar,” kata Firsada.

Meski begitu, masih ada pekerjaan rumah besar. Salah satunya adalah pencatatan data produksi dari program perhutanan sosial. Banyak komoditas yang dihasilkan petani hutan tidak tercatat secara resmi dalam data pertanian, perkebunan, maupun peternakan. “Jika hal ini dibiarkan, akan muncul missing data yang membuat kontribusi masyarakat tidak terlihat dalam angka resmi pembangunan,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah tidak mungkin mengawasi seluruh kawasan hutan sendirian. Melibatkan masyarakat menjadi kunci. “Kita harus jujur mengakui keterbatasan aparat. Karena itu, melibatkan masyarakat sebagai penjaga hutan adalah pilihan terbaik. Menjaga hutan berarti menjaga kehidupan kita sendiri,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur kembali mengajak seluruh pihak—pemerintah daerah, aparat, swasta, dan masyarakat—untuk peduli terhadap hutan. “Mari kita wujudkan Lampung yang hijau, lestari, dan sejahtera. Kita tunjukkan kepada dunia bahwa bangsa ini mampu menjaga kekayaan alamnya,” ucapnya.

Upacara bulanan tersebut dipimpin oleh Polisi Kehutanan dari Dinas Kehutanan Provinsi Lampung yang bertindak sebagai petugas upacara. Kehadiran mereka semakin menegaskan pentingnya peran pengawasan dan pembinaan di lapangan demi keberlanjutan hutan di Bumi Ruwa Jurai.***

Source: WAHYUDIN
Tags: EkonomiHijauHutanLestariIntegratedAreaDevelopmentLampungPerhutananSosialPetaniHutanRahmatMirzaniDjausal
Previous Post

Strategi Belajar yang Terbukti Meningkatkan Nilai untuk Pelajar: Rahasia Sukses Ujian Tanpa Stres

Next Post

Inovasi EdTech yang Sedang Booming di Indonesia: Teknologi yang Mengubah Wajah Pendidikan

Melda

Melda

Related Posts

Bandar Lampung

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

by Melda
June 18, 2026
Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas
Bandar Lampung

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

by Melda
June 18, 2026
MoU Himperra-BRI Jadi Langkah Nyata Dorong Pertumbuhan Sektor Properti di Lampung
Bandar Lampung

MoU Himperra-BRI Jadi Langkah Nyata Dorong Pertumbuhan Sektor Properti di Lampung

by Melda
June 13, 2026
Jaksa KPK Cegat Alasan Budaya Ketimuran dalam Pemberian Rp500 Juta kepada Pejabat
Bandar Lampung

Jaksa KPK Cegat Alasan Budaya Ketimuran dalam Pemberian Rp500 Juta kepada Pejabat

by Melda
June 12, 2026
Bandar Lampung

Hermawan Eriadi Klaim Hanya Seorang Profesional yang Berjuang untuk Kemajuan Lampung

by Melda
June 12, 2026
Next Post
Inovasi EdTech yang Sedang Booming di Indonesia: Teknologi yang Mengubah Wajah Pendidikan

Inovasi EdTech yang Sedang Booming di Indonesia: Teknologi yang Mengubah Wajah Pendidikan

Recommended

Riyanto Pamungkas: Kesejahteraan Warga Jadi Prioritas Pembangunan Pringsewu

Riyanto Pamungkas: Kesejahteraan Warga Jadi Prioritas Pembangunan Pringsewu

May 20, 2026
Kepala SDN 2 Karang Anyar Bangga, Cahaya Intan Sukses Jadi yang Terbaik di O2SN Karate Putri

Kepala SDN 2 Karang Anyar Bangga, Cahaya Intan Sukses Jadi yang Terbaik di O2SN Karate Putri

June 4, 2026

Categories

  • Bandar Lampung
  • Beasiswa & Karir
  • Berita Pendidikan
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Literasi & Budaya
  • Metro
  • Multimedia
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Riset & Opini
  • Tanggamus
  • Teknologi Pendidikan
  • Tips Belajar & Ujian
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Don't miss it

Bandar Lampung

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

June 18, 2026
Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan
Berita Pendidikan

Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan

June 18, 2026
Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas
Bandar Lampung

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

June 18, 2026
Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan
Berita Pendidikan

Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan

June 17, 2026
Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung
Berita Pendidikan

Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung

June 17, 2026
Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!
Berita Pendidikan

Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!

June 16, 2026
Majalahnarasi.id

© 2025 - Majalahnarasi.id

No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian

© 2025 - Majalahnarasi.id