MAJALAH NARASI- Upaya mempercepat pemahaman masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang terus digencarkan. bersama dan menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Sabtu (15/2).
Program MBG menjadi bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sejak dini melalui pemenuhan gizi yang merata.
MBG Tak Hanya untuk Anak Sekolah
Dalam sosialisasi tersebut, Rahmawati menegaskan bahwa Program MBG tidak hanya menyasar pelajar, tetapi juga kelompok rentan lainnya.
“Saat ini saya ditempatkan di Komisi IX, salah satu mitranya adalah Badan Gizi Nasional yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis,” ujar Rahmawati di hadapan ratusan warga.
Ia menjelaskan bahwa penerima manfaat MBG mencakup:
- Balita
- Ibu hamil
- Ibu menyusui
- Anak sekolah
Distribusi bantuan gizi bagi balita dan ibu dilakukan melalui posyandu, yang dinilai paling siap karena memiliki basis data penerima.
“Nanti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui bisa mengambil di posyandu karena datanya sudah tersedia,” jelasnya.
Dukungan Masyarakat Jadi Kunci
Rahmawati juga mengajak masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan Program MBG yang digagas oleh Presiden .
“Mohon dukungan Ibu-Bapak agar program MBG ini sukses dan benar-benar membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” tambahnya.
Program MBG diharapkan mampu memperbaiki kualitas gizi nasional dan menciptakan generasi sehat menuju visi Indonesia Emas 2045.
Subjudul: Program Strategis untuk Generasi Masa Depan
Melalui sinergi antara Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional, pemerintah ingin memastikan bahwa intervensi gizi tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi berdampak pada pembangunan sumber daya manusia dalam jangka panjang.
Pemenuhan gizi harian dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi unggul, sehat, dan produktif.***













