• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan & Kerjasama
  • Kontributor
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
Wednesday, May 20, 2026
Majalahnarasi.id
Advertisement
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
Majalahnarasi.id
No Result
View All Result
Home Pemerintahan Bandar Lampung

SMA swasta jadi mitra, bukan korban kebijakan pendidikan Jawa Barat

by Melda
February 3, 2026
in Bandar Lampung
SMA swasta jadi mitra, bukan korban kebijakan pendidikan Jawa Barat
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJALAH NARASI- Polemik pendirian SMA Swasta Siger di Kota Bandar Lampung kembali menjadi sorotan publik. Kebijakan tersebut dinilai kontras dengan strategi Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi yang berhasil menekan angka putus sekolah tanpa mendirikan sekolah baru.

Model Jawa Barat dinilai dapat menjadi rujukan bagi Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, terutama dalam upaya memperluas akses pendidikan bagi warga miskin tanpa menimbulkan konflik dengan sekolah swasta yang telah lama beroperasi.

Strategi Dedi Mulyadi tanpa bangun sekolah baru

Alih-alih membuka polemik dengan mendirikan SMA atau SMK swasta baru, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memilih memperkuat sekolah swasta yang sudah ada. Melalui APBD Jawa Barat 2026, Dedi mengalokasikan anggaran pendidikan hingga Rp218 miliar untuk menopang operasional SMA dan SMK swasta se-Jawa Barat.

Berita Lainnya

ASN dan PPPK Diminta Disiplin, Sulpakar Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus

Diduga Sekolah Tanpa Izin, SMA Siger Kini Disorot Dugaan Pidana Korporasi

Dugaan Sekolah Tanpa Izin di Bandar Lampung Menggema, Polda Diminta Bertindak Tegas

Kebijakan tersebut diarahkan untuk menekan angka putus sekolah secara sistemik dan berkelanjutan, tanpa mematikan peran sekolah swasta sebagai mitra pemerintah dalam penyelenggaraan pendidikan.

“Bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pendidikan swasta itu tidak dihapus dan tidak dihilangkan. Yang ada adalah dialihkan cara pemberiannya,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip Jumat (29/1/2026).

Ia menjelaskan, bantuan yang sebelumnya disalurkan melalui rekening sekolah kini diubah menjadi program beasiswa yang diberikan langsung kepada siswa dari keluarga tidak mampu.

“Hari ini dibuat dalam bentuk bantuan program beasiswa. Siswa tidak mampu di sekolah swasta digratiskan atau pembiayaannya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” tuturnya.

Bantuan langsung ke siswa dinilai tepat sasaran

Skema bantuan langsung kepada siswa dinilai lebih tepat sasaran karena memotong potensi inefisiensi anggaran. Prinsip kebijakannya serupa dengan visi Pemerintah Kota Bandar Lampung, yakni memastikan negara hadir untuk menopang pendidikan warga miskin.

Namun, pendekatan Dedi Mulyadi dianggap lebih elegan karena melibatkan sekolah swasta sebagai mitra, bukan kompetitor. Dengan cara tersebut, pemerintah tetap menjaga ekosistem pendidikan swasta agar tidak terpinggirkan.

Berbeda dengan kebijakan di Bandar Lampung, pendirian SMA Swasta Siger dinilai dilakukan tanpa koordinasi menyeluruh dengan SMA dan SMK swasta yang telah lama berkontribusi menekan angka putus sekolah.

Ketua Forum Komunikasi Sekolah Swasta (FKSS) Kota Bandar Lampung, Suprihatin, menyatakan bahwa pihaknya sejatinya terbuka untuk dilibatkan dalam program pemerintah.

“Kami sangat senang jika wali kota melibatkan kami. Apalagi SMA Siger itu juga sekolah swasta, sama seperti kami,” ujar Suprihatin.

Polemik SMA Swasta Siger

SMA Swasta Siger hingga kini masih menuai polemik di tengah masyarakat. Sekolah tersebut diketahui telah beroperasi sekitar setengah tahun dengan memanfaatkan aset negara melalui skema pinjaman dari wali kota.

Selain itu, SMA Swasta Siger disebut telah menerima alokasi APBD, meskipun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan belum memberikan rekomendasi izin operasional secara penuh. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait tata kelola, kewenangan, dan keberpihakan anggaran pendidikan daerah.

Sejumlah kalangan menilai, langkah mendirikan SMA baru di luar koordinasi justru berpotensi melemahkan sekolah swasta yang selama ini menjadi penyangga utama pendidikan bagi masyarakat menengah ke bawah.

Belajar dari Jawa Barat

Model Jawa Barat menunjukkan bahwa upaya menekan angka putus sekolah tidak harus dilakukan dengan membangun sekolah baru. Penguatan sekolah swasta melalui beasiswa langsung kepada siswa dinilai lebih efektif, minim konflik, dan menjaga keberlanjutan sistem pendidikan.

Belajar dari kebijakan Dedi Mulyadi, Pemerintah Kota Bandar Lampung dinilai perlu menghormati peran SMA dan SMK swasta sebagai mitra strategis. Pendekatan kolaboratif dinilai lebih relevan dibandingkan pendirian sekolah baru yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan administratif.

Hingga artikel ini dipublikasikan, redaksi tetap membuka ruang hak jawab bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan atas isi pemberitaan ini.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Angka Putus SekolahDedi MulyadiEva Dwianapendidikan swastaSMA Swasta Siger
Previous Post

Tangisan Pejabat, Kemarahan Publik: SMA Siger dalam Sidang Rakyat

Next Post

Permendikbud 36/2014 dan Kontroversi Pendirian SMA Siger

Melda

Melda

Related Posts

ASN dan PPPK Diminta Disiplin, Sulpakar Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus
Bandar Lampung

ASN dan PPPK Diminta Disiplin, Sulpakar Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus

by Melda
May 19, 2026
Diduga Sekolah Tanpa Izin, SMA Siger Kini Disorot Dugaan Pidana Korporasi
Bandar Lampung

Diduga Sekolah Tanpa Izin, SMA Siger Kini Disorot Dugaan Pidana Korporasi

by Melda
May 19, 2026
Dugaan Sekolah Tanpa Izin di Bandar Lampung Menggema, Polda Diminta Bertindak Tegas
Bandar Lampung

Dugaan Sekolah Tanpa Izin di Bandar Lampung Menggema, Polda Diminta Bertindak Tegas

by Melda
May 19, 2026
Sosialisasi MBG, Upaya Pemerintah Wujudkan Generasi Sehat dan Kuat
Bandar Lampung

Sosialisasi MBG, Upaya Pemerintah Wujudkan Generasi Sehat dan Kuat

by Melda
May 12, 2026
Kolaborasi Global: Seniman Indonesia Tampil di Workshop Internasional
Bandar Lampung

Kolaborasi Global: Seniman Indonesia Tampil di Workshop Internasional

by Melda
March 16, 2026
Next Post
Permendikbud 36/2014 dan Kontroversi Pendirian SMA Siger

Permendikbud 36/2014 dan Kontroversi Pendirian SMA Siger

Recommended

Mantan Bupati Way Kanan Dua Kali Diperiksa Kejati Lampung, Status Raden Adipati Surya Masih Saksi

Mantan Bupati Way Kanan Dua Kali Diperiksa Kejati Lampung, Status Raden Adipati Surya Masih Saksi

October 1, 2025

Bayar Pajak Makin Mudah, Lampung Perluas Layanan Hingga Desa

January 20, 2026

Categories

  • Bandar Lampung
  • Beasiswa & Karir
  • Berita Pendidikan
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Literasi & Budaya
  • Metro
  • Multimedia
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Riset & Opini
  • Tanggamus
  • Teknologi Pendidikan
  • Tips Belajar & Ujian
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Don't miss it

Foto : Komisaris Majalah Narasi.Id, dan MataVivo.id (Vivo Trialito, Berserta Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung Nugroho Heru Wibowo (tengah), dan Rahmat Kepala Marketing Majalah Narasi.id
Lampung Selatan

Melulu Berulang Kangkangi Juknis BOS, Pengamat Pendidikan Lampung, Bawa Keranah Hukum

May 19, 2026
ASN dan PPPK Diminta Disiplin, Sulpakar Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus
Bandar Lampung

ASN dan PPPK Diminta Disiplin, Sulpakar Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus

May 19, 2026
Diduga Sekolah Tanpa Izin, SMA Siger Kini Disorot Dugaan Pidana Korporasi
Bandar Lampung

Diduga Sekolah Tanpa Izin, SMA Siger Kini Disorot Dugaan Pidana Korporasi

May 19, 2026
Lampung Selatan Perkuat Tata Kelola Desa dan Pengembangan Wisata Berbasis Pertanian
Lampung Selatan

Lampung Selatan Perkuat Tata Kelola Desa dan Pengembangan Wisata Berbasis Pertanian

May 19, 2026
Dugaan Sekolah Tanpa Izin di Bandar Lampung Menggema, Polda Diminta Bertindak Tegas
Bandar Lampung

Dugaan Sekolah Tanpa Izin di Bandar Lampung Menggema, Polda Diminta Bertindak Tegas

May 19, 2026
Bantuan Pangan Jadi Upaya Pemkab Pringsewu Jaga Daya Beli Masyarakat
Pringsewu

Bantuan Pangan Jadi Upaya Pemkab Pringsewu Jaga Daya Beli Masyarakat

May 19, 2026
Majalahnarasi.id

© 2025 - Majalahnarasi.id

No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian

© 2025 - Majalahnarasi.id