• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan & Kerjasama
  • Kontributor
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
Friday, June 19, 2026
Majalahnarasi.id
Advertisement
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
Majalahnarasi.id
No Result
View All Result
Home Pemerintahan Bandar Lampung

DPRD Pertanyakan Data BPJS dan Puskesmas soal Anggaran Kesehatan

by Melda
January 17, 2026
in Bandar Lampung
DPRD Pertanyakan Data BPJS dan Puskesmas soal Anggaran Kesehatan
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJALAH NARASI- Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung mengungkap indikasi besarnya anggaran kesehatan yang nilainya diperkirakan menembus Rp50 miliar. Namun hingga kini, data pengelolaan anggaran tersebut belum terbuka ke publik. Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, hingga sejumlah Puskesmas berstatus BLUD dinilai belum siap memberikan penjelasan rinci terkait penggunaan dana kesehatan yang bersumber dari uang publik.

Kondisi ini memicu kekhawatiran DPRD soal transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran kesehatan di Kota Bandar Lampung.

Dorongan Transparansi Menguat di Hearing DPRD

Isu transparansi anggaran kesehatan mencuat dalam forum hearing Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung pada Selasa, 13 Januari 2026. Ketua Komisi IV DPRD, Asroni Paslah, secara tegas meminta Dinas Kesehatan dan Puskesmas bersikap terbuka terhadap permintaan klarifikasi yang berkaitan langsung dengan anggaran publik.

Berita Lainnya

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

MoU Himperra-BRI Jadi Langkah Nyata Dorong Pertumbuhan Sektor Properti di Lampung

“Saya minta anggaran kesehatan ini dikelola dengan terbuka, karena ini sudah diatur undang-undang. Publik berhak tahu pengelolaannya. Bila perlu, tiap Puskesmas punya website agar informasi mudah diakses,” ujar Asroni Paslah.

Menurut Asroni, keterbukaan data bukan sekadar etika pemerintahan, melainkan kewajiban hukum dalam pengelolaan keuangan negara.

Kadis Kesehatan Belum Siap Paparkan Data

Namun ketika DPRD menanyakan secara spesifik data anggaran dari program jaminan kesehatan, termasuk klaim BPJS kategori PBPU, PPU, dan P2KM, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, belum dapat memberikan jawaban rinci.

“Datanya di kantor, nanti ya. Datanya ada di kantor,” kata Muhtadi saat diminta menjelaskan jumlah peserta dan besaran klaim yang telah dibayarkan.

Jawaban tersebut dinilai belum menjawab substansi persoalan, mengingat besarnya anggaran kesehatan yang dikelola dan tingginya perhatian publik terhadap transparansi.

Puskesmas Akui Tak Berani Buka Data

Kebuntuan informasi juga terjadi di level fasilitas layanan kesehatan. Kepala Puskesmas BLUD Segala Mider Kota Bandar Lampung, dr. Destriana, mengaku tidak berani memaparkan data peserta maupun klaim pembayaran kepada publik karena khawatir tidak sinkron dengan data Dinas Kesehatan.

“Kalau ada yang bisa kita jawab akan kita jawab, tapi kalau yang enggak bisa, harus ke Dinas Kesehatan karena kebenaran data ada di sana,” ujarnya, Senin, 12 Januari 2026.

Ia menjelaskan bahwa setiap klaim kapitasi dan P2KM harus mendapat persetujuan Dinas Kesehatan terlebih dahulu, sehingga Puskesmas tidak memiliki kewenangan penuh untuk membuka data tersebut.

“Belum tentu klaim yang kita ajukan di-ACC semua. Jadi kami takut menyampaikan data yang nantinya berbeda dengan data dinas,” tambahnya.

Data Mandek dari Hulu ke Hilir

Upaya penelusuran data dari akar rumput hingga level pimpinan instansi belum membuahkan hasil. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung diketahui telah diwawancarai langsung, namun tetap belum memaparkan data yang diminta.

Redaksi juga telah mengirimkan dua surat resmi permohonan keterbukaan informasi secara bertahap. Namun hingga kini, tidak ada balasan maupun konfirmasi dari pihak Dinas Kesehatan.

Kebuntuan Serupa di BPJS Kesehatan

Masalah transparansi tidak berhenti di tingkat pemerintah daerah. Upaya konfirmasi kepada BPJS Kesehatan sebagai pengelola klaim juga belum membuahkan hasil. Permohonan keterbukaan informasi yang dikirim sejak Jumat, 2 Januari 2026, belum mendapat respons.

Bahkan, upaya klarifikasi langsung disebut terhenti di meja satpam, tanpa ada kepastian tindak lanjut.

Kondisi ini semakin menguatkan tanda tanya publik terkait besaran klaim, jumlah peserta BPJS, serta aliran dana program P2KM dalam anggaran kesehatan Kota Bandar Lampung.

DPRD Desak Keterbukaan Total

DPRD Kota Bandar Lampung menilai keterbukaan data menjadi kunci untuk menghilangkan kecurigaan publik. Dengan anggaran kesehatan yang mencapai puluhan miliar rupiah, DPRD menegaskan perlunya audit, sinkronisasi data, serta keterbukaan informasi lintas lembaga.

Transparansi dinilai penting agar anggaran kesehatan benar-benar berdampak pada peningkatan layanan masyarakat, bukan justru memunculkan polemik berkepanjangan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Anggaran Kesehatanbpjs kesehatanDinas Kesehatan Bandar LampungDPRD Bandar Lampungpuskesmas bludTransparansi Anggaran
Previous Post

Tragis, Anak Down Syndrome di Balam Meninggal Tanpa KIS Aktif

Next Post

Kasus Honorer Masuk Penyidikan, Pemerintah Daerah Diminta Transparan

Melda

Melda

Related Posts

Bandar Lampung

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

by Melda
June 18, 2026
Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas
Bandar Lampung

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

by Melda
June 18, 2026
MoU Himperra-BRI Jadi Langkah Nyata Dorong Pertumbuhan Sektor Properti di Lampung
Bandar Lampung

MoU Himperra-BRI Jadi Langkah Nyata Dorong Pertumbuhan Sektor Properti di Lampung

by Melda
June 13, 2026
Jaksa KPK Cegat Alasan Budaya Ketimuran dalam Pemberian Rp500 Juta kepada Pejabat
Bandar Lampung

Jaksa KPK Cegat Alasan Budaya Ketimuran dalam Pemberian Rp500 Juta kepada Pejabat

by Melda
June 12, 2026
Bandar Lampung

Hermawan Eriadi Klaim Hanya Seorang Profesional yang Berjuang untuk Kemajuan Lampung

by Melda
June 12, 2026
Next Post
Kasus Honorer Masuk Penyidikan, Pemerintah Daerah Diminta Transparan

Kasus Honorer Masuk Penyidikan, Pemerintah Daerah Diminta Transparan

Recommended

7 Ton Kopi Bubuk Robusta Tembus Pasar Hong Kong, UMKM Lokal Siap Go Internasional

7 Ton Kopi Bubuk Robusta Tembus Pasar Hong Kong, UMKM Lokal Siap Go Internasional

September 18, 2025
Pernah Dipuji Bak Superhero, Kini Purbaya Dihantam Kritik Ekonomi

Pernah Dipuji Bak Superhero, Kini Purbaya Dihantam Kritik Ekonomi

May 25, 2026

Categories

  • Bandar Lampung
  • Beasiswa & Karir
  • Berita Pendidikan
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Literasi & Budaya
  • Metro
  • Multimedia
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Riset & Opini
  • Tanggamus
  • Teknologi Pendidikan
  • Tips Belajar & Ujian
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Don't miss it

Bandar Lampung

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

June 18, 2026
Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan
Berita Pendidikan

Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan

June 18, 2026
Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas
Bandar Lampung

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

June 18, 2026
Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan
Berita Pendidikan

Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan

June 17, 2026
Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung
Berita Pendidikan

Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung

June 17, 2026
Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!
Berita Pendidikan

Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!

June 16, 2026
Majalahnarasi.id

© 2025 - Majalahnarasi.id

No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian

© 2025 - Majalahnarasi.id