MAJALAH NARASI– Dunia maya dihebohkan dengan beredarnya video seorang pejabat pemerintah Kabupaten Tanggamus yang asyik bermain game online saat Bupati sedang memberikan amanat di sebuah acara resmi. Kepala Kesbangpol Tanggamus, Beni, menjadi sorotan publik karena tidak fokus mengikuti arahan pimpinan, melainkan terlihat asyik bermain game “Mobile Legends” di ponselnya.
Kejadian ini terjadi saat Bupati Tanggamus menyampaikan pidato di hadapan para pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah. Rekaman video yang kemudian viral di media sosial menimbulkan beragam komentar dari warganet dan masyarakat, yang menilai tindakan tersebut tidak menunjukkan profesionalisme seorang pejabat publik.
Seorang tokoh masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya menyatakan kekecewaannya. “Itu pejabat yang tidak benar dan tidak bertanggung jawab. Masa Bupati sedang menyampaikan pidatonya, pejabat malah main game. Kami berharap pihak pemerintah Kabupaten Tanggamus memberikan sanksi atau evaluasi agar pejabat seperti ini tidak lagi memegang tugas penting,” ujarnya. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran masyarakat terhadap etika dan tanggung jawab pejabat publik dalam menjalankan tugasnya.
Kejadian serupa menimbulkan pertanyaan terkait disiplin dan budaya kerja di lingkungan pemerintahan. Banyak pihak menilai ASN atau pejabat publik seharusnya fokus pada amanat pimpinan, rapat, atau kegiatan resmi lainnya. Ketidakfokusan pada tugas ini tidak hanya mengurangi wibawa pejabat, tetapi juga berdampak pada citra institusi di mata masyarakat.
Selain itu, ahli tata kelola pemerintahan menekankan bahwa profesionalisme ASN harus dijaga, terutama ketika berada di acara resmi atau rapat pimpinan. “Seorang pejabat publik seharusnya menampilkan contoh disiplin dan etika kerja yang baik. Bermain game saat pimpinan sedang memberikan arahan jelas menunjukkan ketidakpedulian terhadap tanggung jawab jabatan,” kata seorang pengamat pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Tanggamus belum memberikan tanggapan resmi terkait video viral tersebut. Namun, masyarakat menunggu sikap tegas dari Pemkab Tanggamus agar kejadian serupa tidak terulang dan semua pejabat menunjukkan etika serta profesionalisme dalam menjalankan tugas publik.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya integritas, disiplin, dan fokus dalam pelayanan publik. Masyarakat menekankan bahwa jabatan publik bukan hanya soal kewenangan, tetapi juga tanggung jawab moral dan etika, yang harus dijalankan dengan penuh keseriusan, terutama saat pimpinan menyampaikan arahan resmi.***














