• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan & Kerjasama
  • Kontributor
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
Friday, June 19, 2026
Majalahnarasi.id
Advertisement
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian
No Result
View All Result
Majalahnarasi.id
No Result
View All Result
Home Pemerintahan Tulang Bawang

Ribuan Warga Tulang Bawang Turun ke Jalan, Tuntut Puluhan Ribu Hektar Lahan dari PT SGC!

by Melda
November 19, 2025
in Tulang Bawang
Ribuan Warga Tulang Bawang Turun ke Jalan, Tuntut Puluhan Ribu Hektar Lahan dari PT SGC!
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJALAH NARASI– Aksi besar-besaran terjadi di depan Kantor Pemkab Tulang Bawang pada Selasa, 11 November 2025. Ratusan warga yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Umbul Menggugat (JARUM) menggelar orasi lantang menuntut keadilan agraria. Mereka mendesak pemerintah daerah untuk mengeluarkan puluhan ribu hektar lahan umbul dari Hak Guna Usaha (HGU) PT Sugar Group Companies (SGC) dan PT Sweet Indo Lampung Group, serta meminta hak atas 20% lahan plasma untuk masyarakat lokal.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Candra Hartono, menyebutkan jumlah lahan yang dipermasalahkan mencapai sekitar 43 ribu hektar, tersebar di empat kecamatan yakni Menggala, Gedung Meneng, Gedung Aji Lama, dan Dente Teladas. Lahan-lahan ini, menurut Candra, telah dikuasai masyarakat jauh sebelum kemerdekaan, sejak tahun 1840-an hingga 1992, namun kini dikuasai secara sepihak oleh perusahaan.

“Umbul itu dulu jadi tempat tinggal kami, sekaligus sumber nafkah dengan berkebun. Sekarang kami hanya ingin tanah itu kembali ke tangan masyarakat,” ujar Candra dengan nada tegas.

Berita Lainnya

Warga Tulangbawang Turun ke Jalan di Tiga Titik, Tuntut Puluhan Ribu Hektare dari HGU PT SGC Dikembalikan!

Wabup Tanggamus Ajak Masyarakat Jadi Pahlawan untuk Diri, Keluarga, dan Lingkungan di Peringatan Hari Pahlawan dan HKN 2025

Ketegangan meningkat setelah perusahaan mulai menjalankan bisnisnya di area tersebut, yang diduga melibatkan pembebasan lahan secara paksa. Warga menegaskan, tujuan utama mereka bukan sekadar menuntut kompensasi, melainkan hak untuk mengelola umbul sebagai sumber penghidupan dan mata pencaharian sehari-hari.

Hingga sore hari, massa masih berada di depan portal pintu masuk PT SGC, di bawah pengawasan ketat aparat kepolisian. Mereka membawa spanduk, poster tuntutan, dan alat pengeras suara untuk menyuarakan aspirasi mereka. “Kami tidak akan pulang sampai pemerintah menanggapi tuntutan kami secara serius,” tegas salah seorang warga.

Aksi ini menjadi sorotan publik karena mencerminkan konflik agraria yang panjang dan rumit di Tulang Bawang, terkait kepemilikan lahan yang masih menjadi sengketa antara masyarakat lokal dan perusahaan besar. Para pengamat menilai, keberanian warga ini menunjukkan tekanan sosial yang memuncak akibat ketidakpastian hukum dan kurangnya transparansi dalam pengelolaan HGU.

Pemerintah daerah kini dihadapkan pada tekanan untuk menindaklanjuti tuntutan masyarakat, memastikan hak warga terpenuhi, sekaligus menjaga hubungan industrial dan agraria agar tetap kondusif. Dengan luas lahan yang dipermasalahkan mencapai puluhan ribu hektar, keputusan Pemkab Tulang Bawang atas kasus ini diyakini akan menjadi preseden penting bagi penyelesaian konflik agraria di Lampung.***

Source: TIM MAJALAH NARASI
Tags: hak guna usahaJARUMkonflik agrarialahan umbulorasi publikplasma lahanPT SGCtanah rakyat.Tulang Bawangtuntutan masyarakat
Previous Post

Pekon Bumiarum Gelar Musrenbang 2025: Warga Dorong Pembangunan Jembatan, Jalan Lingkar Utara, dan Infrastruktur Pertanian

Next Post

Warga Tulangbawang Turun ke Jalan di Tiga Titik, Tuntut Puluhan Ribu Hektare dari HGU PT SGC Dikembalikan!

Melda

Melda

Related Posts

Warga Tulangbawang Turun ke Jalan di Tiga Titik, Tuntut Puluhan Ribu Hektare dari HGU PT SGC Dikembalikan!
Tulang Bawang

Warga Tulangbawang Turun ke Jalan di Tiga Titik, Tuntut Puluhan Ribu Hektare dari HGU PT SGC Dikembalikan!

by Melda
November 19, 2025
Wabup Tanggamus Ajak Masyarakat Jadi Pahlawan untuk Diri, Keluarga, dan Lingkungan di Peringatan Hari Pahlawan dan HKN 2025
Tulang Bawang

Wabup Tanggamus Ajak Masyarakat Jadi Pahlawan untuk Diri, Keluarga, dan Lingkungan di Peringatan Hari Pahlawan dan HKN 2025

by Melda
November 10, 2025
Next Post
Warga Tulangbawang Turun ke Jalan di Tiga Titik, Tuntut Puluhan Ribu Hektare dari HGU PT SGC Dikembalikan!

Warga Tulangbawang Turun ke Jalan di Tiga Titik, Tuntut Puluhan Ribu Hektare dari HGU PT SGC Dikembalikan!

Recommended

Kapolres Lampung Utara Jadi Pembina Upacara di SMA 1 Kotabumi, Beri Peringatan Keras Soal Bahaya Kenakalan Remaja

Kapolres Lampung Utara Jadi Pembina Upacara di SMA 1 Kotabumi, Beri Peringatan Keras Soal Bahaya Kenakalan Remaja

September 22, 2025
Masa Depan Sekolah Online: Studi dan Opini tentang Transformasi Pendidikan Digital

Masa Depan Sekolah Online: Studi dan Opini tentang Transformasi Pendidikan Digital

September 18, 2025

Categories

  • Bandar Lampung
  • Beasiswa & Karir
  • Berita Pendidikan
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Literasi & Budaya
  • Metro
  • Multimedia
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Riset & Opini
  • Tanggamus
  • Teknologi Pendidikan
  • Tips Belajar & Ujian
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Don't miss it

Bandar Lampung

Suasana Berbeda Warnai Sidang PT LEB, Ketegangan Berganti Senyum Menjelang Vonis

June 18, 2026
Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan
Berita Pendidikan

Dikaitkan dengan Pungli BOS, Kabid Dikdas Lampung Selatan Minta Hak Jawab Dipublikasikan

June 18, 2026
Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas
Bandar Lampung

Anggota Datangi Rumah Bendahara, Hak Tabungan di KPRI Handayani Belum Jelas

June 18, 2026
Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan
Berita Pendidikan

Surat Terbuka untuk Eva Dwiana Viral, Singgung Infrastruktur hingga Polemik Pendidikan

June 17, 2026
Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung
Berita Pendidikan

Abdullah Sani Laporkan Dugaan Pelanggaran Yayasan Siger Setelah Aduan ke Kajati Lampung

June 17, 2026
Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!
Berita Pendidikan

Berkedok Liburan, Iuran Paksaan MKKS Lampung Selatan Dingatkan Pengamat: ASN Bukan Plesiran Saat PPDB!

June 16, 2026
Majalahnarasi.id

© 2025 - Majalahnarasi.id

No Result
View All Result
  • Berita Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Beasiswa & Karir
  • Kesehatan & Psikologi
  • Komunitas & Event
  • Lainnya
    • Literasi & Budaya
    • Multimedia
    • Riset & Opini
    • Teknologi Pendidikan
    • Tips Belajar & Ujian

© 2025 - Majalahnarasi.id